Sejumlah LSM dan OKP Tolak ISIS Di Melawi

oleh

Sejumlah LSM dan OKP di Kabupaten Melawi tolak keberadaan Islamic State Of Irak & Suriah (ISIS) di NKRI. <p>LSM dan OKP di Kabupaten Melawi akan melakukan pernyataan sikap menolak ISIS di NKRI pada Tanggal 18 Agustus 2014 atau pada Senin depan di Mapolres Melawi. Berikut pernyataan Pernyataan Sikap Bersama Menolak Islamic State Of Irak & Suriah (ISIS) di Kabupaten Melawi.</p> <p>Penetrasi ideologi asing yang bertentangan dengan ideologi Pancasila semakin masif merasuki tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.</p> <p>Sebuah kondisi yang secara perlahan dapat mendegradasi kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia. Fenomena ISIS (Islamic State of Iraq and Suriah) merupakan tantangan dan masalah potensial yang serius mengancam keutuhan dan kekuatan 4 (empat) Pilar Kebangsaan Indonesia-Pancasila, UUD 1945, NKRI & Bhineka Tunggal Ika).</p> <p>Persoalan ini merupakan tanggung jawab semua anak bangsa lintas agama, lintas suku tanpa terkecuali. Negara Indonesia di dirikan, di bangun dan eksis layaknya hingga sekarang berkat konsensus dan kebulatan tekad rakyat Indonesia untuk selalu berakar dan berpedoman pada 4(empat) Pilar Kebangsaan.</p> <p>Fenomena lahirnya ISIS di Suriah, Irak dan sekitarnya berkorelasi nyata melegitimasi gerakan terorisme atas nama agama di Indonesia, Apalagi dalam setiap gerakannya ISIS selalu memaksakan kehendak, menghalalkan cara-cara kekerasan, melakukan pengusiran dan pembunuhan terhadap golongan minoritas, dan secara aktif menggalang pengikut-pengikut di seluruh dunia termasuk Indonesia, maka menurut kami sudah saatnya untuk kita sikapi dan lawan bersama.</p> <p>Sebagai salah satu komponen anak bangsa Indonesia di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, kami merasa perlu menyikapi persoalan ini supaya masyarakat di kabupaten Melawi selalu bersikap waspada dan menolak masuknya ideologi dan organisasi ISIS tersebut yang dapat mengusik ketenteraman, keamanan, ketertiban dan keharmonisan masyarakat yang selama ini sudah terjalin dengan baik di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat maupun di Negara Kesatuan Republik Indonesia umumnya.</p> <p>Oleh karena itu, berdasarkan konsensus bersama kami menyampaikan butir-butir Pernyataan sebagai berikut :</p> <ol> <li>Bahwa sebagai anak bangsa Indonesia, maka bagi kami 4 (empat) Pilar Kebangsaan-Pancasila, UUD 1945, NKRI & Bhinneka Tunggal Ika adalah <strong>HARGA MATI.</strong></li> <li>Bahwa ideologi Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) bertentangan nyata dengan ideologi Pancasila, oleh karena itu harus di tolak dengan tegas tanpa alasan apapun. </li> <li>Bahwa kami berhak dan berkewajiban ikut bertanggung jawab dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menentang setiap upaya dan usaha yang merongrong keutuhan NKRI dan kewibawaan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh karena itu gerakan-gerakan Terorisme yang dilakukan oleh ISIS beserta antek-anteknya harus kita musuhi dan lawan bersama.</li> <li>Bahwa kami menyatakan perang terhadap ideologi ISIS berikut faham terorisme, serta setiap upaya dan atau usaha yang mendorong munculnya Ideologi tersebut di Kabupaten Melawi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.</li> <li>Kami meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia khususnya Resort Melawi untuk menindak tegas setiap upaya orang, kelompok orang dan organisasi yang dengan sengaja menyebarkan ideologi dan ajaran Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS), baik berupa propaganda, pampflet, sticker ataupun segala sesuatu yang merupakan atribut dan simbol dari Organisasi terlarang tersebut di Melawi. </li> <li>Kami mendukung penuh upaya Pemerintah Republik Indonesia, Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Melawi serta  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di semua tingkatan untuk melakukan tindakan tegas guna memberantas organisasi dan Paham ISIS, dan semua bentuk Terorisme di Indonesia, khususnya Kabupaten Melawi sampai ke akar-akarnya sehingga keamanan warga negara dapat terjamin.</li> <li>Meminta kepada semua pihak untuk bersatu padu dalam mengadapi bahaya laten Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS), dan gerakan radikalisme serta terorisme serta selalu waspada terhadap pendatang yang tidak dikenal, bertingkah polah aneh dan tidak melaporkan keberadaanya kepada aparat setempat sebagai upaya mencegah tumbuh dan berkembangnya paham ISIS, dan Gerakan Radikalisme atas nama agama di Kabupaten Melawi dan Kalimantan Barat Umumnya. </li> </ol> <p>Demikianlah Pernyataan ini kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab untuk dapat ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Melawi, Kepolisian Resort Melawi serta DPRD Kabupaten Melawi sebagai wujud nyata Dukungan Kami kepada Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia pada semua tingkatan dalam mencegah dan melakukan Perang terhadap Terorisme di Negeri tercinta ini.<strong> </strong><strong> </strong>                                                                  <strong>                                                                                <br /></strong></p> <p>Direktur Eksekutif LSM Borneo Freedom Institute Kabupaten Melawi, Michell Eko Hardian, SH, MH, Ketua Umum Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi Saleh Adi Mustapan, Sekretaris Pemuda Katolik Komcab Melawi, Yakubus Edward Sak, S.P,  Ketua Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Basis Melawi, Darsono, SP, Ketua Ikatan Pemuda Kristen Melawi,  Oktavianus, SP, Ketua Ikatan Pemuda Dayak Kabupaten Melawi, Beni Evafras, S.Sos, Ketua Ikatan Pemuda Flobamora, Rudi Hartono, SE, Ketua Himpunan Mahasiswa Kabupaten Melawi, Agus Pratama dan Ketua Peresidium DPC Perhimpunan Mahasiswa Katolik Pepublik Indonesia Cabang Melawi, Icong. (*)</p>