Sekda Kukuhkan Pengurus LPPD Sintang Periode 2021-2026

oleh

SINTANG, KN – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sintang periode 2021-2026 di Pendopo Bupati, Jum’at 14 Januari 2022.

Hadir dalam pengukuhan tersebut Ketua LPPD Provinsi Kalimantan Barat, Jakius Sinyor, Pengurus PGI Sintang, Forkopimda Kabupaten Sintang, Waka Polres Sintang, Wakil Ketua DPRD Sintang Heri Jambri dan Jeffray Edward, Kemenag Sintang dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Ketua Panitia, Nelson Tambunan mengatakan pengukuhan LPPD Kabupaten Sintang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI tentang pembentukan lembaga pengembangan pesta paduan suara Gerejawi nasional.

“Selanjutnya surat keputusan Bupati Sintang tentang pembentukan pengurus lembaga pengembangan pesta paduan suara Gerejawi daerah,” kata Nelson.

Kemudian, surat kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang perihal permohonan penerbitan surat keputusan Bupati sintang tentang kepengurusan LPPD Kabupaten Sintang periode 2021-2026.

“Adapun maksud dan tujuan dari pembentukan LPPD ini ialah untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan pelaksanaan kegiatan pesta paduan suara Gerejawi di daerah kabupaten sintang,” jelas Nelson.

Pembentukan LPPD ini juga kata dia bertujuan untuk meningkatkan kualitas paduan suara gerejawi dalam kerjasama dengan gereja-gereja di daerah kabupaten sintang.

Ketua LPPD Kabupaten Sintang, Ramli Andoi mengatakan semestinya LPPD ini dikukuhkan pada tahun lalu. Namun karena Covid-19 dan banjir yang melanda sintang pengukuhan akhirnya ditunda, dan baru bisa dilaksanakan pada hari ini.

“Adapun LPPD Kabupaten Sintang ini dibentuk sesuai dengan Peraturan Menteri Agama No 19 Tahun 2005, bahwa LPPD ini diangkat dan diberhentikan oleh Bupati Sintang, makanya ada kaitan itulah LPPD ini kita laksanakan pengukuhannya pada hari ini,” ucap Ramli.

Dikatakan Ramli, terbentuknya LPPD ini tidak terlepas dari dukungan terutama dari Kementerian Agama Kabupaten Sintang yang mengusulkan kepada Bupati atas saran dan pendapat dari pemimpin-pemimpin agama yang ada di Kabupaten Sintang.

“Karena ini dibentuk oleh pemerintah, makanya diadakan pengukuhan yang kita laksanakan pada hari ini. LPPD dibentuk dengan tujuan adalah salah satunya untuk menggali bakat bernyanyi, olah vocal, kreasi-kreasi daerah, maka lembaga inilah yang nantinya akan bergerak melaksanakan kegiatan seperti itu,” ungkap Ramli.

Karena, kata Ramli di era digitalisasi ini jika tidak ada lembaga yang menahan secara khusus tentunya akan sedikit melupakan kegiatan-kegiatan yang bersifat rohani ini.

“Apalagi sekarang kita sedang memasuki bonus demografi, yang menginjak usia remaja ini cukup banyak. Jika tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan seperti ini tentunya akan tergeser oleh kemajuan IT yang luar biasa pada saat ini,” terang Ramli.

Ramli juga menyebut LPPD di Kabupaten Sintang saat ini memiliki beberapa tantangan, seperti minimnya tenaga pelatih, tenaga dirigen, olah vocal, music, dan lainnya.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mohon dukungan dari pemerintah daerah bagaimana cara kita mengatasi para pelatih music di Sintang ini,” harapnya.

Ketua LPPD Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor mengucapkan selamat dan sukses kepada para pengurus LPPD Sintang yang telah dikukuhkan pada hari ini.

“Kami LPPD Provinsi meminta LPPD Sintang untuk tetap mengadakan konsolidasi, tetap kompak kerjasamanya, dan selalu mengevaluasi setiap kegiatan yang telah dilaksanakan,” pinta Jakius.

Jakius juga berpesan kepada LPPD Sintang untuk tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Tadi telah disampaikan bahwa LPPD Sintang ini memiliki berbagai tantangan, salah satunya adalah kurangnya tenaga pelatih, pesan kami silahkan berkoordinasi dengan pemerintah bagaimana tantangan-tantangan ini tadi bisa diselesaikan, Sehingga kita harapkan LPPD Sintang ini mampu bersaing dengan LPPD di Kabupaten-kabupaten lain,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah menyampaikan selamat atas pengukuhan Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Sintang periode 2021-2026, semoga pengurus LPPD yang baru dapat menjalankan tugas dengan amanah.

“Pesparawi adalah bagian dari kegiatan pembinaan mental dan spiritual, moral dan etika umat Kristen, sekaligus sebagai salah satu perwujudan iman Kristen dalam kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pesparawi juga adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah gerejawi, sekaligus merupakan ungkapan rasa syukur dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa” ujar Yosepha.

Kegiatan pengukuhan pengurus LPPD dapat menjadi bentuk peningkatan kerohanian dan mendorong pengembangan seni tarik suara dalam rangka memuji nama Tuhan sesuai dengan ajaran agama, dan setiap warga negara adalah sama di mata pemerintah dengan tidak membedakan agama, suku, ras dan golongan, serta tidak pula menempatkan minoritas sebagai orang yang sedikit tetapi menempatkan semua dalam aspek keagamaan sama seperti Tuhan memandang umatnya.

“LPPD sebagai wadah yang berusaha menampung dan menggali bakat musik gerejawi melalui kreasi dan budaya yang dimiliki anak-anak khususnya ditingkat Kabupaten Sintang agar mampu mempersembahkan yang terbaik pada ajang atau event pesparawi yang akan diikuti baik ditingkat regional maupun nasional,” ucap Yosepha.

Pemerintah Kabupaten Sintang, kata dia tentunya sangat mengapresiasi dan akan terus mendukung LPPD Sintang, maka dari itu ia berharap agar LPPD Sintang dapat bekerja lebih baik lagi dalam mewujudkan prestasi-prestasi yang membanggakan bagi bumi senentang tercinta.

“Pengalaman ajang pesparawi yang pernah diikuti baik itu tingkat provinsi maupun tingkat nasional tentunya dapat dijadikan modal untuk terus berpacu lebih meningkatkan prestasi pada ajang pesparawi ditingkat provinsi maupun nasional, dan diharapkan pula kepada pengurus LPPD untuk dapat memegang teguh amanah yang dipercayakan untuk memajukan LPPD Sintang terutama para kontingen pesparawi Sintang pada ajang pesparawi tingkat provinsi maupun nasional,” harap Yosepha.

Yosepha berpesan agar keberadaan organisasi ini tidak hanya fokus terhadap hal-hal terkait pelaksanaan lomba untuk meraih prestasi juara. Tetapi hal yang lebih penting dan utama, adalah bagaimana LPPD mampu memberi kontribusi yang positif dalam mengajak dan memotivasi umat untuk senantiasa taat dan patuh menjalankan perintah agama, serta berperan aktif dalam menjaga dan memelihara serta memperkuat kerukunan internal umat beragama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.

“Kemitraan pemerintah dengan seluruh umat beragama sejatinya mutlak dibutuhkan dalam rangka mendukung penyelenggaraan pembangunan secara sinergis, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sementara pembangunan bidang keagamaan, merupakan bagian penting dari proses pembangunan itu sendiri. Semoga lembaga ini mampu menunjukkan eksistensinya dalam memberikan warna bagi kabupaten sintang, khususnya dapat melahirkan generasi-generasi gerejawi yang penuh kreativitas dan beriman serta dapat meneladani kasih Kristus dimanapun berada,” pungkasnya. (TF/S2/D2)