Sekda Melawi Buka Bimtek Renja dan Renstra

oleh

Penguasaan isu-isu strategis serta kemampuan membuat target pencapaian kinerja yang terukur sudah semestinya dipahami oleh setiap SKPD. Karena itu, dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja SKPD, perlu adanya pemahaman, program apa yang memang layak untuk dilaksanakan oleh setiap instansi. <p>Sekretaris Daerah (Sekda) Melawi, Ivo Titus Mulyono dalam pembukaan Bimtek Pembuatan Renja dan Renstra di Nanga Pinoh, Senin (18/9) mengatakan Renstra SKPD merupakan dokumen perencanaan SKPD untuk periode lima tahun yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan progam dan kegiatan pembangunan yang disusun sesuai tugas dan fungsi SKPD. <br /><br />“Dokumen perencanaan in tentu berpedoman pada RPJMD dan bersifat indikatif,” katanya.<br /><br />Sementara, Renja SKPD, lanjut Ivo merupakan pejabatan operasional dari dokumen Renstra SKPD yang telah disusun melalui mekanismes perencanan, pembangunan daerah. <br /><br />“Renja SKPD ini untuk periode satu tahun yang memuat kebijakan, program dan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsi SKPD baik yang dilaksanakan langsung pemerintah, atau yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat,” ujarnya.<br /><br />Dikatakan Ivo, Renja menjadi instrumen penting bagi SKPD dalam melaksanakan langasung tugas dan perannya dalam memberikan pelayanan pada masyarakat berdasarkan isu-isu strategis dan pendekatan daalam memecahkna masalah.<br /><br />“Renja inilah secara sistematis menggambarkan apa yang seharusnya dilakukan dan bagaimana mencapainya. Sehinga memudahkan dalam mengukur target capaian kerja dalam setiap pentahapan pembangunan daerah,” katanya.<br /><br />Ivo pun meminta agar setiap SKPD dapat membuat Renja dan Renstra dengan baik dan optimal sesuai dengan tata cara yang berlaku serta bermanfaat bagi masyarakat. <br /><br />“Buatlah program atau kegiatan yang secara langsung berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pelayanan dan strategis Intervensi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.<br /><br />Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Melawi, Suhardiman mengatakan tujuan bimtek pembuatan Renja dan Renstra SKPD Melawi adalah utnuk menambah pengetahuan dan pemahaman bagaimana tahapanan, dan tata cara dalam penyusunan Renja dan Renstra sehingga kedepannya para SKPD di lingkungan Pemkab Melawi dapat membuat Renja dan Renstra sesuai dengan rumusan dan pedoman yang berlaku. (KN)</p>