Sekda Nilai Kinerja Kepala SKPD Kurang Memuaskan

oleh
oleh

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Syahriani Syahran menilai kinerja kepala satuan kerja perangkat daerah lingkup pemerintah setempat kurang memuaskan. <p style="text-align: justify;">"Hal itu tercermin dari realisasi belanja daerah hampir setiap SKPD yang masih belum maksimal dan mencapai target yang seharusnya sudah dicapai menjelang tahun anggaran berakhir," ujarnya di Banjarbaru, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan hal itu usai menerima laporan realisasi belanja daerah dari gabungan seluruh SKPD yang baru mencapai 72 persen padahal sisa tahun anggaran tidak sampai satu bulan lagi.<br /><br />Selain realisasi belanja yang masih dibawah target, kata dia, realisasi pendapatan juga kurang memuaskan karena hanya mampu mencapai 85 persen dari target yang diperkirakan di atas 90 persen.<br /><br />Menurut dia, belum tercapainya realisasi pendapatan dan belanja daerah itu menunjukkan kinerja kepala SKPD kurang maksimal dalam menjaring pendapatan dan menggunakan anggaran yang disiapkan.<br /><br />"Kenyataan ini menunjukkan kinerja kepala SKPD kurang memuaskan, karena tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam merealisasikan pendapatan dan belanja yang direncanakan," katanya.<br /><br />Dikatakan, pihaknya akan mengevaluasi kinerja setiap kepala SKPD dan apabila dinilai kurang mampu untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya maka bisa saja posisinya digantikan orang lain.<br /><br />"Kinerja kepala SKPD hingga akhir tahun akan menjadi bahan evaluasi, dan jika tidak bisa mencapai target yang diharapkan maka tidak menutup kemungkinan posisinya digantikan pejabat lain," ujarnya.<br /><br />Ditambahkan Syahriani yang juga Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Banjarbaru, pihaknya tengah menggodok pejabat untuk mengisi sejumlah jabatan struktural.<br /><br />"Pejabat yang kinerja kurang memuaskan bisa dimutasi ke posisi lain yang dinilai lebih tepat. Rencananya, pengisian jabatan dan pelantikan dilaksanakan pertengahan Januari 2012," katanya.<br /><br />Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Banjarbaru Thalmi Hasani mengatakan, pihaknya meminta kepala SKPD menyampaikan realisasi pendapatan dan belanja sebelum akhir tahun.<br /><br />"Laporan realisasi DAK paling lambat diserahkan tanggal 16 Desember, sedangkan realisasi APBD sudah harus disampaikan sebelum tanggal 25 Desember 2011," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>