Sekda: Penyaluran Raskin Kotawaringin Timur Dipercepat

oleh

Pemkab Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, merekomendasikan percepatan penyaluran beras untuk keluarga miskin di daerah itu untuk mencegah gejolak ekonomi, kata Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kotawaringin Timur Wim RK Benung. <p style="text-align: justify;">"Surat keputusan dari bupati sudah kami serahkan ke Bulog sehingga raskin sudah bisa disalurkan. Penyaluran ini memang sengaja dipercepat untuk mencegah gejolak seperti kenaikan harga beras akibat dampak penutupan Jembatan Bajarum," kata Wim RK Benung di Sampit, Senin.<br /><br />Seperti diketahui Jembatan Bajarum mengalami kerusakan parah setelah ditabrak tongkang bermuatan bijih besi pada 21 Desember 2013 lalu sehingga jembatan ditutup untuk mobil dan sungai ditutup untuk lalu lintas tongkang.<br /><br />Penutupan arus lalu lintas ini sangat berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat dan telah mengganggu perekonomian Kotim akibat terhambatnya distribusi barang dan jasa.<br /><br />Salah satu dampak yang dirasakan masyarakat adalah meningkatnya harga barang kebutuhan, termasuk beras. Hal itulah yang menjadi kekhawatiran akan membebani masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.<br /><br />"Kita percepat penyaluran raskin agar dampak ekonomi Jembatan Bajarum supaya tidak terlalu parah. Mudah-mudahan ini bisa mencegah naiknya harga beras di desa-desa," harap Wim.<br /><br />Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Sub Divre Sampit, Zaindraweli mengatakan, pagu raskin yang diperoleh Kotim untuk tahun 2014 ini sebanyak 4.225.140 kg atau sebanyak 352.095 kilogram per bulannya. Raskin tersebut akan disalurkan kepada 23.473 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di 17 kecamatan di Kotim.<br /><br />Pagu tersebut ditetapkan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalteng yang telah menetapkan jatah untuk 13 kabupaten dan satu kota di provinsi ini. Sementara pagu untuk masing-masing kecamatan masih menunggu SK dari Bupati Kotim.<br /><br />"Bulog bisa menyalurkan raskin setelah terbitnya pagu dari Bupati Kotawaring Timur, namun saat ini pagu masih dalam proses," katanya.<br /><br />Catatan Antara, jumlah penerima raskin di Kotawaring Timur pada 2013 sebanyak 23.473 RTS atau rumah tangga sasaran dengan jatah tiap RTS sebanyak 15 kilogram per bulan. Total pagu raskin awalnya 4.225.140 kilogram untuk jatah 12 bulan, namun setelah ditambah sebanyak 1.056.285 kilogram untuk tiga kali penyaluran sehingga menjadi 15 kali penyaluran dengan total 5.281.425 kilogram.<br /><br />Penyaluran raskin selama 2013 cukup lancar. Sesuai ketetapan pemerintah, raskin dijual dengan harga per kilogramnya Rp1.600 di titik distribusi. Tunggakan pembayaran raskin di Kotawaringin Timur juga sangat minim karena rata-rata hanya keterlambatan proses administrasi. <strong>(das/ant)</strong></p>