Home / Tak Berkategori

Sekolah di Sanggau Klaim PSB Sesuai Prosedur

- Jurnalis

Jumat, 8 Juli 2011 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa sekolah di Kabupaten Sanggau mengklaim sudah melakukan proses penerimaan siswa baru secara transparan pada penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2011. Untuk mereka yang mendaftar yang dipertimbangkan bukan hanya Nilai Ijazah Murni (NIM) namun juga nilai disekolah sebelumnya dan banyaknya alpa siswa tersebut disekolah sebelumnya. <p style="text-align: justify;">Kepala SMA Negeri 3 Sanggau Bambang, ketika dikonfirmasi Tribun diruang kerjanya mengatakan hingga hari kedua PSB disekolah yang dipimpinya tersebut. Sudah sekitar 250 orang siswa yang mendaftarkan diri, padahal hanya sekitar 117 orang siswa yang diterima pada PSB tahun 2011 ini mengingat ada 11 siswa yang tidak naik ke kelas XI.<br /><br />“Jumlah keseluruhan siswa kelas X yang kita terima tahun ini sebenarnya 128 orang siswa yang akan terbagi dalam empat kelompok belajar, namun yang kita terima baru 117 orang. Untuk proses penerimaan sendiri yang menjadi pertimbangan nilai semester waktu masih di SMP, NIM dan jumlah alpa selama di SMP,” tandasnya.<br /><br />Dengan kriteria penilaian tersebut menurutnya, tidak semua siswa dengan NIM tinggi diterima di SMA 3 Sanggau tersebut, karena alpa menjadi penilaian tersendiri dan dapat mengurangi nilai NIM dan nilai semester sewaktu disekolah. Untuk biaya penerimaan kita serahkan kepada komite sekolah, bahkan setiap tahun pihak sekolah mempesiapkan 20 beasiswa untuk siswa tidak mampu. Dan bebas biaya komite untuk siswa yang berprestasi.<br /><br />Hal senada dikatakan ketua panitia PSB SMA Negeri 2 Sanggau Samsul Islam, di SMA tersebut menurutnya juga tersedia beasiswa untuk mereka yang tidak mampu dengan kriteria yang sudah ditentukan. Sementara untuk proses penerimaan siswa baru menurutnya dihari kedua sudah mencapai 245 orang pendaftar dari 127 kursi yang disediakan oleh pihak sekolah.<br /><br />“Sama halnya dengan sekolah-sekolah yang lain, pada tahun ini yang menjadi pertimbangan kita bukan hanya NIM siswa sewaktu Ujian Nasional (UN) namun juga nilai semester sewaktu masih di SMP. Termasuk jumlah alpa selama di SMP, namun bukan menjadi pertimbangan utama diterima atau tidak tapi hanya untuk mengetahui perilaku anak tersebut nanti jika diterima,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri
Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa
Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi
Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali
Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau
Pemprov Kaltara Himbau PT. KIPI Serap Tenaga Kerja Lokal
Sekda Sintang Hadiri Sertijab Camat Binjai Hulu, Dorong Kades Buat Plang Nama Kampung
Kawasan Pedalaman Sintang Alami Banjir, Ini Kata Bupati Sintang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:21 WIB

Desa Paal Raih Penghargaan Nasional Pemerintahan Desa 2025 dari Kemendagri

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:06 WIB

Pemkab Malinau Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Desa

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Dari Singkawang ke Boyolali, Nyarumkup Ikut Lokakarya Desa Berprestasi

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:24 WIB

Pemdes Paal Bersama DPMD Melawi dan DPMD Kalbar Ikuti Lokakarya Desa Berprestasi di Boyolali

Senin, 12 Januari 2026 - 20:45 WIB

Tingkatkan Konektivitas, Pemprov Dorong AirAsia Buka Rute Penerbangan Tarakan-Tawau

Berita Terbaru