Home / Tak Berkategori

Sekolah Satu Atap SMP 5 Kelam Permai Terbengkalai

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2013 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Bengkuang, Kecamatan Kelam Permai mengeluhkan proyek bangunan ruang kelas satu atap SMP 5 Kelam Permai yang tak kunjung selesai. Padahal, proyek tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2011 lalu. <p style="text-align: justify;">“Yang saya sesalkan, bangunan ini hampir tiga tahun tidak selesai-selesai. Hingga sekarang masih terbengkalai,” keluh Dimanto saat mendampingi Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si  meninjau bangunan sekolah, Kamis (28/11/2013) kemarin<br /><br />Ia mengatakan, keluhan tersebut sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, bahkan salah pegawainya sudah melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang terbengkalai itu. <br />“Pihak dari dinas pernah mengecek, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan lagi, saya juga tak faham kenapa sekolah ini dibiarkan seperti itu,” katanya.<br /><br />Dulu, kata dia, pasca laporan ke Dinas Pendidikan, pihak kontraktor pelaksana sempat melakukan perbaikan ulang. “Tapi hasil perbaikan ulang yang dilakukan juga mengecewakan,” ucapnya seraya menyebutkan anggaran pembangunan dua lokal bangunan sekolah jauh sekitar Rp 150 juta.<br /><br />Selain mengeluhkan bangunan sekolah yang terbengkalai, Dimanto juga mempertanyakan tidak adanya meja dan kursi serta sarana pendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah itu. “Karena meja dan kursinya tidak ada, pihak sekolah terpaksa pinjam ke Sekolah Dasar (SD) 4 Bengkuang,” bebernya.<br /><br />Bupati Sintang, Milton Crosby menyesalkan tidak optimalnya pembangunan dua lokal bangunan kelas jauh SMP 5 Kelam Permai di Bengkuang. Ia berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi kedepan. “Cukup bangunan saja yang seperti itu,  kedepan jangan ada lagi proyek seperti ini,” ucap dia.<br /><br />Ketika ditanya soal kemungkinan dianggarkan lagi pembangunan kelas jauh yang dikeluhkan, Milton menyebut hal tersebut tak bisa dilakukan. “Mungkin hanya bisa berupa bantuan sekitar Rp 20-Rp 25 juta,” katanya. “Mengenai meja kursi belajar yang tidak ada, seharusnya sudah dilengkapi pada tahun ini,” sambung dia.<br /><br />Ia juga meminta Dinas Pendidikan peka menyikapi keluhan warga, mengingat salah seorang staf sudah mengecek langsung bangunan yang dikeluhkan masyarakat. “Saya minta proyek ini diselesaikan, apalagi rakyat sudah berteriak,” tukasnya.<strong>(das/Rzl)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah
Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah
 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII
Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk
Pemprov dan UBT Bahas Peluang Kuliah bagi Anak Daerah Kaltara
Bahas Tapal Batas Bupati Berau Ketemu Bupati Kutai Timur
Wakil Bupati Sintang Dampingi Tim Wasev Sterad Tinjau TMMD ke-127 di Kapuas Kanan Hilir

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:45 WIB

Bupati Wempi Tinjau Pasar Murah Ramadan di Malinau Utara, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:26 WIB

Kepala Kesbangpol Sintang Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bahas Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:20 WIB

Kesbangpol Sintang Koordinasi dengan Polres Bahas Situasi dan Kondisi Daerah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:38 WIB

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:54 WIB

Oknum Anggota Polsek Seberuang Dikenai Sanksi Adat “Pamali” oleh Masyarakat Adat Kantuk

Berita Terbaru

Eksekutif

 Bupati Sintang Jamuan Makan Malam Bersama Petinggi GMII

Jumat, 6 Mar 2026 - 22:38 WIB