Selesaikan RSR, RSUD Ajukan Dana Rp 28 Miliar Ke Pusat

oleh
oleh

Untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit rujukan (RSR) wilayah timur yang ada di Sintang, badan layanan umum daerah (BLUD) RSUD Ade M Djoen Sintang mengajukan permohonan bantuan dana kepada pemerintah pusat sebesar Rp 28 miliar. <p style="text-align: justify;">“Proposal sudah kita sampaikan melalui program e-planing kementrian kesehatan pada tahun ini. Harapan kita permohonan itu bisa dikabulkan pusat, sehingga rumah sakit rujukan bisa segera difungsikan,”ungkap direktur RSUD Sintang Harysinto Linoh saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (12/07/2012).<br /><br />Lebih lanjut, mantan kabid Yankes dinas kesehatan Sintang ini mengatakan bahwa selama ini pembangunan RSR telah didanai baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah. Sejumlah bangunan memang sudah dibangun, namun masih memerlukan proses finishing. <br /><br />Selain itu masih ada juga beberapa ruangan yang sama sekali belum dibangun, padahal keberadaan ruangan-ruangan tersebut menjadi kebutuhan dasar bagi rumah sakit untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Hingga saat ini sejumlah ruangan yang sudah dibangun antara lain IGD, kamar operasi, ruang perawatan kelas III dengan kapasita 200 tempat tidur, ruang radiology dan laboratorium. Meskipun sudah dibangun, namun kondisi di lapangan bangunan tersebut masih berupa rangka dan belum bisa digunakan. Bahkan karena pembangunan sudah dilakukan sejak 2010, kondisi bangunan ada yang sudah terlihat rapuh.<br /><br />“Kita tidak bisa berbuat banyak. Karena pembangunanya dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan pendanaan yang ada, maka tidak bisa langsung di fungsikan. Karena ruangan satu akan ada hubunganya dengan ruangan lain. Meskipun ruang kantor sudah dibangun juga,”tambahnya.<br /><br />Dikatakan dia bahwa tahun 2012 ini, pembangunan RSR mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 5,5 miliar. Meski tak bisa merincikan dana tersebut digunakan untuk apa saja, namun menurutnya dana tersebut merupakan kucuran dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.<br /><br />“Dari pemerintah Sintang dianggarkan sebesar Rp 3 miliar, sedangkan sisanya sebesar Rp 1,5 miliar merupakan bantuan dari pemerintah provinsi,”katanya.<br /><br />Jika permohonan pengajuan dana senilai Rp 28 miliar kepada pemerintah pusat di kabulkan, besar kemungkinan di tahun 2014 mendatang pembangunan rumah sakit rujukan bisa rampung.<br /><br />“Sehingga target kita di awal tahun 2015 nanti, rumah sakit rujukan bisa benar-benar di fungsikan,”pungkasnya.<br /><br />Mengingat kapasitas RSUD Ade M Djoen yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung pasien yang datang. Lantaran ruang perawatan sudah overload, pasien yang datang terpaksa harus dirawat di selasar-selasar rumah sakit.<strong>(phs)</strong></p>