Semangat Kepahlawanan Menurun

oleh

Moral dan mental generasi muda saat ini mulai mengkhawatirkan. Pasalnya, nilai-nilai kepahlawanan yang dimiliki cenderung mengalami penurunan seperti berjuang tanpa pamri dan semangat rela berkoban. <p style="text-align: justify;">“Generasi muda saat ini semangat kepahlawanannya telah mengalami penurunan karena cenderung mengharapkan pamrih terlebih dahulu baru berjuang. Artinya mau langsung enak tanpa mau berkorban terlebih dahulu,”kata Abang Syamsir satu di antara Veteran Sintang Minggu (10/11/2013) .<br /><br />Menurut Syamsir,penurunan semangat kepahlawan ini yang membuat merosotnya mental generasi muda  sehingga timbul niat untuk melakukan korupsi. “Mental seperti ini sangat mengkhawatirkan,”Katanya.<br /><br />Seharusnya kata Syamsir, generasi muda sekarang mencontohi semangat para pahlawan yang telah berjuang jiwa dan raga demi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).<br /><br />“Contohilah semangat para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan yang berjuang tanpa pamri. Marilah kita isi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan  positif yang tidak merugikan orang lain,”terangnya.<br /><br />Selain itu, Mantan TNI ini mengatakan, dirinya juga cukup khawatir terhadap aksi brutal yang terjadi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Begitu juga dengan bentrokan antar warga yang telah menyebabkan korban jiwa.<br /><br />“Saya lihat tawuran pelajar dan mahasiswa terus meningkat. Lalu bentrok antar warga sering terjadi padahal kita semua ini bersaudara  dalam bingkai NKRI,”tuturnya.<br /><br />Untuk itu melalui momen Hari Pahlawan Nasional 10 November hari ini Syamsir berharap tidak ada lagi keributan yang bisa memicuh disintegrasi bangsa yang membuat negara hancur.<br /><br />“Saya berharap tidak ada lagi tawuran dan bentrok warga karena yang saya khawatir ada penyusup yang sengaja merusak kerukunan warga  yang telah terjalin harmonis sejak lama,”pungkasnya.(beny)</p>