Sembilan Siswa Kalteng Ikuti Olimpiade Aritmatika Internasional

oleh

Setelah berprestasi aritmatika tingkat nasional di bidang sempoa, sembilan siswa Provinsi Kalteng kembali berlaga di "International Aritmetic Competition Kuala Lumpur 2011", Malaysia, 4 Desember 2011. <p style="text-align: justify;">Sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, sembilan orang siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, itu menemui Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H Achmad Diran di ruang kerja Wagub, Jumat.<br /><br />H Achmad Diran ketika menyambut sembilan siswa berprestasi Kalteng itu mengaku sangat kagum dan bangga atas prestasi yang telah dicapai para siswa tersebut, apalagi telah tiga kali ke ajang internasional serupa.<br /><br />Kepada para siswa dan pendamping, Wagub berpesan agar menjaga kekompakan di Negara orang, dan apabila menemui kendala diharapkan segera berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI untuk Malaysia.<br /><br />"Jaga anak-anak jangan sampai telantar, perhatikan mereka, jaga kesehatan mereka, saya percaya mereka akan pulang dengan membawa prestasi yang gemilang, serta mengharumkan nama Indonesia dan Kalteng," pesan Wagub.<br /><br />Pada olimpiade tersebut, sembilan siswa yang tergabung dalam Tim Universal Megabrain Center (UMC) Sempoa Sampit Kalteng akan menghadapi lawan dari 23 negara, dan lawan terberatnya adalah dari India dan Uni Emirat Arab.<br /><br />Selain itu, Tim UMC Sempoa Sampit Kalteng juga telah mempersiapkan diri selama tiga bulan terakhir untuk mengikuti ajang bergengsi internasional di Kuala Lumpur, Malaysia tersebut.<br /><br />Dalam ajang tersebut, Tim UMC Sempoa Sampit akan mengikuti lomba dengan jumlah soal sekitar 100-200 soal, yang harus dapat diselesaikan dalam waktu delapan menit.<br /><br />Budi Eko Musprijoto sebagai pimpinan rombongan Tim UMC sempoa Sampit Kalteng yang juga sebagai Pemilik UMC Sempoa Sampit Kalteng mengatakan, para peserta akan berlomba di Malaysia bersama 67 orang siswa lain dari delapan daerah di Indonesia.<br /><br />Ke delapan daerah itu di antaranya, Makassar, Manado, Gorontalo, Denpasar, dan Wonosobo, para siswa dari Indonesia dalam Olimpiade Aritmatika itu akan mengikuti dua mata lomba yakni ujian tertulis dan lisan. <strong>(das/ant)</strong></p>