Seorang Anak Jadi Kurir Narkoba Di KKU

oleh

EP (14) asal Kendawangan ditangkap jajaran Polsek Simpang Hilir karena membawa dua jenis narkoba yakni ekstasi dan sabu-sabu, kata Kapolsek Simpang Hilir, AKP Jumadi. <p style="text-align: justify;">"Diamankannya EP, setelah kami mendalami informasi dari masyarakat terkait adanya pengiriman narkoba dari Pontianak ke Melano melalui jalur Rasau Jaya," kata Jumadi saat dihubungi di Sukadana, Jumat.<br /><br />Ia menjelaskan, tersangka EP ditangkap, Kamis sore (8/10) setelah naik dari speed, sempat pihaknya nunggu beberapa jam untuk mengetahui siapa yang menjemputnya, tapi tidak kunjung datang orang yang menjemputnya, sehingga EP langsung dibawa ke Mapolsek Simpang Hilir.<br /><br />"Tersangka membawa narkoba yang disembunyikan di dalam tas kecil di dalam jaket, dan sempat menangis ketika diminta untuk membuka tas tersebut bersama empat orang saksi dari aparat desa," ungkap Jumadi.<br /><br />Dari tangan tersangka diamankan satu buah bungkusan plastik yang dibalut isolasi warna coklat yang berisikan dua paket.<br /><br />Jumadi menambahkan, dalam pengembangan, barang bukti tersebut berasal dari Pontianak atas nama U.<br /><br />"Kemudian kami berhasil mengamankan dua orang yang berencana menjemput EP, yakni seorang wanita berinisial LL dan seorang pria berinisial Dn. Sementara seorang berinisial S yang diperkirakan sebagai pemilik saat ini masih dalam tahap pengejaran," katanya.<br /><br />LL dan DN berhasil diamankan disalah satu tempat kos di Sukadana, kata Jumadi.<br /><br />Menurut dia, dalam sejarah pengungkapan kasus narkoba, Kapolsek Simpang Hilir menambahkan baru kali ini pihaknya mengungkap jaringan narkoba di wilayah hukumnya menggunakan anak kecil sebagai kurir. (das/ant)</p>