Seorang Pelajar Terlibat 12 Kali Penjambretan

oleh

M Lukman (17), pelajar salah satu SMA di Kota Jambi ditangkap polisi karena diduga terlibat dan melakukan aksi kejahatan penjambretan sebanyak 12 kali. Kapolsekta Jelutung AKP Bastari, di Jambi Minggu mengatakan, tersangka Lukman yang tinggal di jalan H Toyib RT 12, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, ditangkap usai melakukan aksi penjambretan di salah satu sudut kota akhir pekan ini. <p style="text-align: justify;">M Lukman (17), pelajar salah satu SMA di Kota Jambi ditangkap polisi karena diduga terlibat dan melakukan aksi kejahatan penjambretan sebanyak 12 kali. <br /> Kapolsekta Jelutung AKP Bastari, di Jambi Minggu mengatakan, tersangka Lukman yang tinggal di jalan H Toyib RT 12, Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, ditangkap usai melakukan aksi penjambretan di salah satu sudut kota akhir pekan ini. <br /> <br /> Hasil pemeriksaan di hadapan polisi, Lukman mengakui aksinya telah dilakukan sejak 2010, pelaku dan komplotannya sudah 12 kali menjambret di berbagai lokasi di dalam Kota Jambi. <br /> <br /> "Biasanya, sasaran komplotan ini remaja putri dan ibu rumah tangga yang menggunakan perhiasan atau memegang handphone di jalan raya," tegas Kapolsek. <br /> <br /> Tersangka ditangkap pada Kamis lalu (3/3) di rumahnya dan atas kasusnya tersangka dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. <br /> <br /> Selain tersangka, dalam penangkapan itu polisi juga menyita barang bukti berupa dua baju kaos dan satu celana pendek yang dibeli menggunakan uang hasil jambret. <br /> <br /> Anggota saat ini masih melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya. Selain di wilayah Jelutung, tersangka juga beraksi di wilayah Jambi Timur, Kota Baru, Telanaipura dan beberapa tempat lainnya. <br /> <br /> Sementara itu, tersangka Lukman mengakui semua perbuatannya dan terkadang menjadi joki, menjadi jadi tukang petik atau yang menjambret dan uangnya untuk jajan dan beli keperluan. <br /> <br /> Kapolsek juga menambahkan, bagi warga yang merasa pernah menjadi korban jambret, dihimbau datang ke Polsekta Jelutung untuk melihat apakah tersangka adalah orang yang menjambret. (Eka/Ant)</p>