Seorang petani muda asal Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, I Ketut Subagia, dinyatakan lolos dalam seleksi peserta magang ke Jepang. <p style="text-align: justify;">Seorang petani muda asal Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, I Ketut Subagia, dinyatakan lolos dalam seleksi peserta magang ke Jepang.<br /><br />"Dari Bali cuma meloloskan satu orang dari Gianyar lewat seleksi yang dilakukan kepada para petani dari 22 provinsi se-Indonesia," kata Kadis Pertanian Kabupaten Gianyar, Ir I Gusti Ayu Dewi, di Gianyar, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, kegiatan magang itu merupakan program dari Kementerian Pertanian bekerja sama dengan asosiasi petani di Jepang. Para petani dari 22 provinsi itu diseleksi dan dipilih sebanyak 37 orang dengan masa magang satu hingga dua tahun.<br /><br />"Di Jepang, para peserta magang tersebut akan disebar ke sejumlah kota tempat asosiasi pelaksana magang berada, yaitu di Tokyo, Kumamoto, Fukui, dan di Gunma," katanya.<br /><br />Menanggapi hal itu, petani muda I Ketut Subagia yang lolos seleksi itu mengaku senang karena lolos dari berbagai seleksi dan berhasil mengalahkan ratusan peserta lainnya.<br /><br />Ia berharap dapat semakin meningkatkan pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang pertanian nantinya.<br /><br />"Meskipun Jepang sedang menghadapi masalah setelah terkena gempa dan tsunami, namun saya optimistis dapat melaksanakan kegiatan magang dengan baik," katanya.<br /><br />Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik kegiatan magang ini, karena bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang teknologi pertanian.<br /><br />Ia mengimbau Ketut Subagia agar memanfaatkan kesempatan magang ini dengan sebaik-sebaiknya dalam menimba ilmu di Negeri Sakura.<br /><br />"Semoga nantinya semua ilmu dan pengalaman selama di Jepang dapat diterapkan pada pertanian lokal," katanya. (Eka/Ant)</p>














