Home / Tak Berkategori

Seorang Petani Muda Gianyar Magang Ke Jepang

- Jurnalis

Senin, 25 April 2011 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petani muda asal Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, I Ketut Subagia, dinyatakan lolos dalam seleksi peserta magang ke Jepang. <p style="text-align: justify;">Seorang petani muda asal Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, I Ketut Subagia, dinyatakan lolos dalam seleksi peserta magang ke Jepang.<br /><br />"Dari Bali cuma meloloskan satu orang dari Gianyar lewat seleksi yang dilakukan kepada para petani dari 22 provinsi se-Indonesia," kata Kadis Pertanian Kabupaten Gianyar, Ir I Gusti Ayu Dewi, di Gianyar, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, kegiatan magang itu merupakan program dari Kementerian Pertanian bekerja sama dengan asosiasi petani di Jepang. Para petani dari 22 provinsi itu diseleksi dan dipilih sebanyak 37 orang dengan masa magang satu hingga dua tahun.<br /><br />"Di Jepang, para peserta magang tersebut akan disebar ke sejumlah kota tempat asosiasi pelaksana magang berada, yaitu di Tokyo, Kumamoto, Fukui, dan di Gunma," katanya.<br /><br />Menanggapi hal itu, petani muda I Ketut Subagia yang lolos seleksi itu mengaku senang karena lolos dari berbagai seleksi dan berhasil mengalahkan ratusan peserta lainnya.<br /><br />Ia berharap dapat semakin meningkatkan pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang pertanian nantinya.<br /><br />"Meskipun Jepang sedang menghadapi masalah setelah terkena gempa dan tsunami, namun saya optimistis dapat melaksanakan kegiatan magang dengan baik," katanya.<br /><br />Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik kegiatan magang ini, karena bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan petani tentang teknologi pertanian.<br /><br />Ia mengimbau Ketut Subagia agar memanfaatkan kesempatan magang ini dengan sebaik-sebaiknya dalam menimba ilmu di Negeri Sakura.<br /><br />"Semoga nantinya semua ilmu dan pengalaman selama di Jepang dapat diterapkan pada pertanian lokal," katanya. (Eka/Ant)</p>

Berita Terkait

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 
Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral
Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas
Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran
Peringatan Isra Mi’raj di Kuala Belian Berlangsung Khidmat
Dinas PUPR Barito Utara Umumkan Proyek Pembangunan
100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Barito Utara

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:35 WIB

Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:55 WIB

Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Senin, 19 Januari 2026 - 21:18 WIB

Isra Mi’raj di Polres Melawi: Kapolres Ingatkan Personel Jangan Hanya Tahu Tugas, Tapi Juga Moral

Senin, 19 Januari 2026 - 21:05 WIB

Kapolres Melawi : Upacara HKN Bukan Formalitas, Tapi Pangkal Disiplin dan Integritas

Senin, 19 Januari 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Melawi Panen Madu Kelulut di “Ratu Madu Borneo”, Siap Bantu Pemasaran

Berita Terbaru