Sepanjang 18 Kilo Jalan Sayan ­Madya Raya Lumpuh

oleh

Kubangan sedalam setengah meter berisi lumpur, itulah kondisi jalan dari Kecamatan Sayan menuju ke Desa Madya Raya, yang dipantau lansung Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya didampingi Wakil Ketua DPRD Melawi, Kluisen dan Dinas Pekerjaan Umum Melawi ketika melakukan belusukan ke Kecamatan Sayan. <p style="text-align: justify;">Jalan yang menjadi akses menuju enam desa di perhuluan Sungai Sayan tersebut membuat roda perekonomian masyarakat menjadi lumpuh. Bahkan jika masyarakat memaksakan melalui jalan itu untuk berbelanja, harus memakan waktu  berhari-hari.<br /><br />“Jalan ini menjadi akses perekonomian 6 desa, yakni Desa Pekawai, Tubak Raya, Landau Sadak, Nanga Mancur, Madya Raya, dan Nanga Kompi. Setejak kondisi jalan hancur, kami merasa kesusahan, terutama dalam menjual hasil proiduksi karet. Ibaratnya ekonomi kami sedang lumpuh,” ungkap Tokoh Masyarakat Desa Tubak Raya, Mulyadi.<br /><br />Menurut Mulyadi, dengan kedatangan Wakil Bupati Melawi bersama Wakil Ketua DPRD Melawi jalan tersebut bsia mendapat perhatian khusus, untuk diperbaiki. Karena jalan tersebut selain melumpuhkan ekonomi masyarakat, juga sangat mengganggu pelayanan kesehatan, serta transportasi masyarakat yang ada didaerah itu.<br /><br />“Total panjang ruas jalan penghubung antar desa sekitar 21 kilo meter. Sedangkan dari Sayan sampai ke Desa Tubak Raya sekitar 8 kilo meter. Kalau ditempauh pada musim kemarau, dari Tubak Raya ke Sayan, hanya sekitar 20 menit. <br /><br />“Tapi dengan kondisi dimusim hujan seperti sekarang, ruas jalan yang panjangnya hanya 8 kilometer ini harus ditempuh sampai satu hari,” ujarnya.<br /><br />Terpisah, Kepala Desa Tubak Raya, Deri Yurdanus mengatakan jalan tersebut merupakan akses jalan satu­satunya untuk menuju kota kecamatan. Dengan datangnya Wakil Bupati dia berharap perbaikan jalan bisa segera dilakukan.<br /><br />Sementara Kepala Desa Nanga Mancur, Gustono mengatakan dari Sayan sampai ke Desa Nanga Mancur panjang jalan sekitar 18 kilometer. Kalau ditempuh disaat musim kemarau, masih mampu satu hari, bahkan bisa balek hari dari Nanga Mancur ke Sayan. <br /><br />“Tapi dengan kondisi jalan yang berkubangan ini,  dengan terpaksa harus ditempuh dua hari dua malam,” ucapnya.<br /><br />Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya,  disela-sela kunjungannya mengatakan, Pemkab akan berupaya untuk secepatnya menangani jalan tersebut, bahkan sepulangnya dari belusukan tersebut, akan segera melakukan rapat agar jalan itu bisa segera diperbaiki.<br /><br />“Karena jalan itu merupakan akses penghubung ke enam desa di Kecamatan Sayan dan juga merupakan urat nadi perekonomian yang ada di enam desa itu.  Nanti akan dibahas terkait langkah­langkah apa yang akan diambil supaya jalan tersebut dapat segera diperbaiki,” ucapnya.<br /><br />Tidak hanya itu, kata Dadi, pihaknya juga akan minta kepada Dinas PU untuk menghitung ulang kembali kebutuhan anggaran sesuai dengan kemampuan APBD Melawi. Sebab dengan kondisi curah hujan masih tinggi telah membuat jalan tersebut semakin bertambah parah. <br /><br />“Kalau dana di APBD Melawi tahun 2016 ini mendukung, kami berharap pembangunan jalan dari Sayan menuju Madya Raya ini bisa dikerjakan sekaligus,” ujarnya.<br /><br />Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Melawi Kluisen, Ia bersama Wakil Bupati sudah melihat langsung kondisi jalan tersebut, dan dirasakan jalannya sudah sangat parah. Dengan kondisi jalan yang sudah lumpuh itu, tentunya tidak boleh ditunda­tunda lagi. Apalagi sudah musim hujan, disamping itu juga banyak kegiatan­kegiatan masyarakat setiap harinya seperti membawa sembako dan sebagainya ke pedalaman ini.  <br />&lt;br />“Jangan ditunda dan harus masih menunggu tender,” tegasnya.<br /><br />Terpisah, Kepala Dinas PU Melawi, H. Hinduansyah, ketika ditanyai mengenai kondisi jalan Sayan Madya Raya, tidak dapat berbicara banyak, Karena pembahasan terkait anggaran Dinas PU belum dilakukan.<br /><br />“Saya belum bisa beri komentarlah. APBD Dinas PU juga belum ada dibahas. Kalau ditambah, akan segera kita laksanakan, tapi kalau dikurang, kita akan tetap upayakan bagaimana caranya. Intinya tunggu anggaran di PU ini dibahas,” pungkasnya. (KN)</p>