Home / Tak Berkategori

Seribu Pedagang Serikin Segera Ditarik

- Jurnalis

Jumat, 8 Juli 2011 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberadaan pasar tradisional di kawasan perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Entikong Kabupaten Sanggau sudah sejak beberapa tahun terakhir kondisinya semakin memprihatinkan. Pasalnya tak banyak pembeli yang mau bekunjung ke pasar yang ada, hal tersebut pula yang menyebabkan sekitar seribu pedagang Entikong memilih berjualan di Pasar Serikin wilayah Seraawak Malaysia Timur sejak beberapa tahun terakhir. <p style="text-align: justify;"><br />Ketua Asosiasi pengusaha pedagang perbatasan Indonesia (AP3I) Kalimantan Barat H Thalib mengatakan, pihak Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) kembali membuat keputusan penting terkait wilayah perbatasan Entikong. Yakni rencana pengaktifan kembali Pasar Tradisional Entikong yang selama ini kondisinya memprihatinkan.<br /><br />“Yang menjadi masalah utama pasar tradisional Entikong selama ini adalah lemahnya managemen yang bertanggung jawab atas pasar tersebut. Dan kemudian berimbas pada minimnya warga yang mau berbelanja ke pasar tersebut, padahal fasilitas yang ada sudah disediakan oleh pemerintah Kabupaten Sanggau,” tandasnya, Kamis (7/7) melalui telepon selulernya seusai mengikuti pertemuan di Hotel Ambhara Jakarta dengan pihak BNPP dan kementrian perdagangan.<br /><br />Nantinya dijelaskan Thalib, keberadaan Pasar Tradisional Entikong tersebut akan berada dibawah naungan langsung dari kementrian perdagangan. Sehingga diharapkan dapat termanagemen secara maksimal dan berimbas  pada peningkatan perekonomian masyarakat yang ada di kawsasan perbatasan tersebut.<br /><br />“Jika sudah beroperasi sesuai dengan harapan, maka kita berharap pemerintah segera memberikan tempat untuk sekitar seribu pedagang kita yang ada di wilayah Serikin untuk berjualan di pasar tersebut. Terlebih saat ini fasilitas pendukung pasar tersebut seperti listrik dan sebagainya sudah dipersiapkan secara maksimal,” tandasnya.<br /><br />Dengan berada dibawah naungan kementrian perdagangan nantinya dijelaskan Thalib, maka managemen Pasar Tradisional Entikong akan semakin maksimal. Bukan hanya terkait kebersihanya, namun juga faktor keamanan dan faktor lainya yang selama ini menjadi keluhan utama pedagang dan masyarakat sekitar.<strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB