Home / Tak Berkategori

Sering Dilalui Mobil Angkutan, Jalan Menuju Ella Mulai Hancur

- Jurnalis

Minggu, 4 Juni 2017 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curan hujan yang tinggi belakangan ini diserta dengan tingginya arus lalu lintas eksepedisi angkutan sawit membuat Nanga Pinoh menuju ke Ella Hilir semakin parah. Titik jalan tersebut membuat arus transportasi mulai menimbulkan hambatan bagi masyarakat yang hilir mudik, hingga keluhan masyarakatpun mulai terdengar. <p style="text-align: justify;">Seperti yang disampaikan seorang warga Melawi, Aliyu Rahman. Ia mengaatakan, jalan menuju ke Ella menurutnya belum ama ditingkatkan pemerintah. Namun kerusakan terasa begitu cepat muncul. “Mungkin karena banyak angkutan sawit dengan muatan yang berat melalui jalur tersebut,” ungkapnya, sepulang dari Ella, Jumat (2/6) lalu.<br /><br />Lebih lanjut Ia mengatakan, kerusakan itu mulai terasa sejak dari Simpang Tahlut menuju ke simpang Dusun Mulung. Sejumlah titik jalan rusak terlihat dan cukup mengganggu. Penimbuanan yang dilakukanpun terlihat hanya bongkaran batu batu besar yang bertumpuk tak rapi.<br /><br />“Tumpukan timbunan batu di lokasi yang rusakpun tidak rapi sehingga percuma, dan tetap menyulitkan pengguna kendaraan. Ada beberapa titik yang dinilai sangat parah, sehingga semakin dilewati semakin dalam. Terlebih ketika itu saya melihat dilalui dam truk pembawa sawit yang bermuatan berat,” paparnya.<br /><br />Liyu mengatakan, seharusnya dibuat seperti jembatan timbang untuk membatasi mobil angkutan yang lewat dengan muatan berlebihan. “Kalau melarang melalui mungkin tidak bisa juga, karena jalan umum. Namun seharusnya pihak perusahaan nyadar diri, kalau bawa angkutan, juga harus memperhatikan jalan, jangan dibiarkan,” ucapnya.<br /><br />Aliyu juga mengatakan, jika jalan tersebut terlalu lama dibiarkan, maka akan semakin parah. Karena setiap hari selalu dilewati oleh kendaraan-kendaraan. Terlebih mobil-mobil angkutan yang bermuatan swait. <br /><br />“Kita berharap, Pemkab bisa kembali menginstruksikan kepada perusahaan sawit, untuk segera melakukan penimbunan dan jalan-jalan yang rusak. Namun penimbunan digilas dengan stombal, bukan hanya menumukan batu saja. Kemudian kepada UPJJ, diharapkan bisa meperbaiki jalan tersebut, karena status jalan itu adalah jalan Kabupaten,” pungkasnya. (KN)</p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB