Seruyan Jadikan Ikan Pipih Sebagai Ikon Daerah

oleh

Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, telah menjadikan ikan pipih sebagai ikon daerah yang dalam waktu dekat akan segera dipatenkan. <p style="text-align: justify;">"Kita akan patenkan ikan pipih ini dan akan diperkenalkan sebagai ikon daerah," kata Bupati Seruyan Sudarsono di Kuala Pembuang, Kamis.<br /><br />Orang nomor satu di "Bumi Gawi Hatantiring" ini juga berencana membuat anjungan ikan pipih di pintu masuk Kota Kuala Pembuang yakni di Desa Sungai Bakau Kecamatan Seruyan Hilir Timur.<br /><br />"Supaya orang yang ingin masuk ke Kuala Pembuang itu bisa melihat ikon kita yakni ikan pipih," katanya.<br /><br />Selain itu, untuk memperkenalkan ikon ini, ia juga sudah memesan beberapa desain batik berlambangkan ikan pipih yang dikolaborasikan dengan tanaman sawit, sedikitnya ada lima desain batik ikan pipih dengan berbagai macam warna yang sudah dibuat.<br /><br />"Kita punya lima desain dengan lima warga berbeda. Namun hanya satu desain yang sudah dicetak sepanjang 5.000 meter," katanya.<br /><br />Bahkan, untuk kepentingan cetak batik, ia berniat untuk memasukkan itu dalam anggaran daerah, tujuannya agar dapat dicetak dalam skala besar sehingga para pegawai dapat mengenakan batik ikan pipih.<br /><br />"Kalau bisa kita masukkan dalam anggaran, nanti kita kalkulasikan sesuai dengan kebutuhan, dan biaya cetak ini tergantung jenis bahan dan banyaknya," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan, Seruyan harus punya terobosan untuk memperkenalkan daerah ke masyarakat luas, perlu ada satu ciri khusus yang dapat dikenali sebagai ciri daerah.<br /><br />Selain itu, ini juga dilakukan sebagai salah satu upaya agar Seruyan layak bersaing dengan daerah lain di Indonesia yang sudah lebih dulu dikenal dengan berbagai ikonnya.<br /><br />"Kalau orang melihat Mandau Telawang maka ingat Kalteng. Dan kalau orang liat ikan pipih akan ingat Seruyan," katanya. (das/ant)</p>