SILPA APBD Balikpapan Mencapai Rp984 Milliar

oleh

Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan dalam realisasi APBD Balikpapan Tahun 2012 yang mencapai Rp2,3 triliun, terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar Rp984 miliar. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam rapat paripurna DPRD Balikpapan mengenai penyampaian nota penjelasan laporan pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Balikpapan 2012, Jumat.<br /><br />Dalam paripurna tersebut, Rizal mengungkapkan, Silpa itu terdiri dari kelebihan rencana pendapatan sebesar Rp256 miliar dan penghematan belanja sebesar Rp727 miliar, dengan selisih pembiayaan netto Rp493 juta.<br /><br />SILPA dianggap sebagai penanda adanya program yang tidak sempat dikerjakan sehingga menjadi petunjuk ada yang tidak maksimal dari sistem dan para pegawai yang menjadi pelaksana.<br /><br />Wali Kota Rizal mengungkapkan, ada beberapa hal penyebab SILPA tersebut, yaitu gagal lelang, perubahan desain, perubahan harga satuan, pembebasan lahan, dan masih dalam proses kontruksi.<br /><br />Ketua DPRD Kota Balikpapan Andi Burhanuddin Solong lantas meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk lebih giat melaksanakan program kerja yang sudah disiapkan sehingga tak ada lagi silpa.<br /><br />"Ini juga indikasi ketidakmampuan pemahaman Permendagri dan PP 08/2008 tentang tatacara pengendalian, pengevaluasian pembangunan daerah. Termasuk UU 25 2004 soal pembangunan nasional dan UU 17 tahun 2007 soal rencana pembangunan menengah nasional," katanya.<br /><br />Wali Kota juga merinci aktivitas keuangan Pemkot. Belanja lansung pada APBD tahun lalu sebesar Rp1,61 trilyun atau 67 persen, kemudian ada belanja tidak langsung sebesar Rp788 miliar atau 32 persen.<br /><br />APBD 2012 lebih banyak diperuntukan bagi belanja publik sebagai wujud pelayanan aparatur kepada masyarakat.<br /><br />Dalam nota penjelasannya, Wali Kota Rizal Effendi menyebutkan, belanja langsung dimanfaatkan untuk membiayai 698 program dan 2.737 kegiatan.<br /><br />"Secara fisik realisasinya 71 persen atau turun 18,55 persen dibandingkan tahun 2011 periode yang sama yang mencapai 90 persen.<br /><br />"Saya minta ini jadi perhatian SKPD.Ini harus menjadi tahun kebangkitan SKPD dalam memberikan pelayanan pembangunan kepada masyarakat, karenanya tahun ini jangan lagi ada program maupun kegiatan yang tidak bisa dilakukan," ucapnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>