Sintang Ajukan 1.000 Tenaker Dari Pulau Jawa

oleh

Kabupaten Sintang mengajukan sebanyak 1.000 orang tenaga kerja dari Pulau Jawa untuk bekerja di sektor perkebunan, kata Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat Syarif Yusuf Alkadrie. <p style="text-align: justify;">"Kalbar saat ini masih kekurangan tenaga kerja, makanya, Kabupaten Sintang mengajukan sebanyak 1.000 orang tenaga kerja dari Pulau Jawa untuk sektor perkebunan," kata Syarif Yusuf Alkadrie di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan, meskipun umumnya di Provinsi Kalbar memang masih terdapat pengangguran tetapi disektor mana itu tidak diketahui.<br /><br />"Nah, untuk sektor perkebunan itu Kalbar dinyatakan tidak ada pengangguran bahkan kekurangan," jelas Yusuf.<br /><br />Sehingga masih butuh banyak tenaga kerja dari luar untuk mengisi kekosongan buruh disektor perkebunan itu, seperti mendatangkan tenaga kerja dari provinsi lain di Indoensia, katanya.<br /><br />"Sehingga, perusahaan perkebunan banyak merekrut tenaga kerja untuk itu dari Pulau Jawa," kata Yusuf.<br /><br />Prosedur perekrutan atau mendatangkan tenaga kerja dari luar atau dari Pulau Jawa itu dengan rekomendasi dari kepala daerah dan disetujui daerah asal tenaga kerja tersebut.<br /><br />"Nah, kami provinsi juga merekomendasi atas persetujuan bupati setempat. Jika sudah direkomendasi oleh bupati, kami tinggal melanjutkannya ke gubernur dan diteruskan ke pusat," kata Yusuf.<br /><br />Ia menilai, rekomendasi dapat diteruskan hingga ke pusat jika memang kabupaten setempat membutuhkan tenaga kerja yang memang tidak tersedia didaerahnya.<br /><br />"Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 7/2007 tentang penempatan tenaga kerja," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>