Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang Heri Maturida membenarkan, bahwasanya informasi yang diterimanya, bulan Agustus sudah ada pengumuman dari Kemendikbud mengenai kejelasan Guru Garda Depan (GGD). Terkait hal ini pihaknya sangat menyambut baik. <p style="text-align: justify;">“kita sudah dapat informasi, agustus ada pengangkatan Guru Garda Depan,” katanya belum lama ini.<br /><br />Selama ini kata dia, penyerapan guru honor daerah di Sintang juga terhambat oleh GGD yang masih belum jels pengangkatannya. Heri berharap GGD di Sintang dapat terealisasi dengan segera.<br /><br />“supaya tidak mengganggu penerimaan honor daerah,” bebernya.<br /><br />Heri menilai, di Kabupaten Sintang saat ini sebenarnya bukan kekurangan guru. Hanya saja, lulusan sarjana guru di Sintang belum terserap dengan baik. <br /><br />“Sebenarnya tidak kekurangan guru. Alasan pertama tenga guru khusus guru sudah banyak. Contoh sarjana lulusan keguruan banyak menjadi pengangguran. Kenapa, karena pembukaan belum dilaksanakan,” ungkapnya.<br /><br />Menurut Heri, banyaknya lulusan guru yang belum mengajar itu lantas memilih untuk buka usaha. Apalagi, penilaian mereka, menjadi honor sekolah, pendapatanya kecil. Ditambah lagi, honor daerah tidak ada pembukaan.<br /><br />“Bukan kekurangan, tapi penerimaan belum dilakasnakan. Ini tebentur dengan aggaran, kekuatan. Alasan selama ini menjadi begitu adanya, itu intinya” jelasnya.<br /><br />Dikatakan pula, ada banyak perguruan tinggi yang mencetak lulusan guru di Sintang hingga beberapa angkatan. Akan tetapi, lulusannya belum bisa diserap maksimal. <br /><br />“Beberapa angkatan sudah menjadi sarjana namun mereka belum bekerja pada bindangnya saat ini. Tingal tunggu kekuatan APBD mampu mengalokasikan mengangkut guru kontrak daerah,” tukasnya. (KN)</p>


















