SKOI Kaltim Berencana Tambah Gedung Baru

oleh

Sekolah Khusus Olahragawan Internasional Provinsi Kalimantan Timur berencana menambah beberapa gedung baru untuk ruang belajar dan asrama khusus siswa sekolah menengah pertama. <p style="text-align: justify;">Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas SKOI Kaltim Agus Tianur di Samarinda, Selasa, mengatakan saat ini ruang belajar dan asrama siswa SMP dan SMA masih berada dalam satu bangunan, padahal seharusnya mereka dipisah.<br /><br />"Memang seharusnya dipisahkan antara siswa SMP dan SMA. Rencananya tahun 2016 kami usulkan untuk dibangun gedung baru," katanya.<br /><br />Menurut Agus, pemisahan ruang belajar dan asrama ini dilakukan agar para siswa bisa lebih fokus dalam belajar dan berkumpul bersama dengan rekan satu tingkatan sekolah.<br /><br />Saat ini, SKOI memiliki lebih kurang 450 orang siswa dari hampir seluruh daerah di Kaltim dan mereka dibina pada berbagai cabang olahraga dengan beasiswa penuh dari Pemprov Kaltim.<br /><br />Jumlah siswa tersebut sudah hampir mendekati daya tampung gedung SKOI yang berkapasitas 500 siswa, sehingga perlu ada penambahan gedung baru.<br /><br />"Kami upayakan penambahan gedung baru bisa terealisasi. Anggaran kami memang kurang untuk membangun gedung baru, tetapi kami berharap ada pihak dari luar Dispora Kaltim yang membantu pembangunan gedung itu," tambah Agus Tianur.<br /><br />Sejak Juli 2015, seluruh siswa-siswi SKOI Kaltim menempati gedung yang berada di kompleks Stadion Utama Palaran, Samarinda Seberang. Sebelumnya sejak 2010, kegiatan belajar dan asrama siswa menempati bangunan bekas asrama atlet di Kompleks Stadion Sempaja, Samarinda.<br /><br />Di kompleks Stadion Utama Palaran juga tersedia berbagai fasilitas olahraga yang pernah digunakan untuk pertandingan PON 2008 sebagai sarana latihan para siswa.<br /><br />SKOI Kaltim merupakan sekolah khusus yang dibangun Pemerintah Provinsi Kaltim setelah keberhasilan menjadi tuan rumah PON XVII tahun 2008. Sekolah ini menjadi salah satu sarana pembinaan generasi muda di bidang olahraga prestasi.<br /><br />Kepala Dispora Kaltim Fachruddin Japrie menambahkan sebagian siswa-siswi maupun alumni SKOI menjadi tulang punggung kekuatan Kaltim di berbagai ajang kejuaraan nasional dan internasional.<br /><br />"Untuk PON 2016 di Jawa Barat, beberapa atlet SKOI juga masuk tim inti di beberapa cabang olahraga," tambahnya. (das/ant)</p>