SKPD HSU Diminta ‘Keroyokan’ Siapkan Adipura

oleh

Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, diminta keroyokan membenahi lingkungan dan objek penilaian Adipura. <p style="text-align: justify;">Ketua Tim Adipura HSU Ir H Eddy Yannor Idur di Amuntai, Senin mengungkapkan, kebijakan tersebut diterapkan karena persiapan daerah berdekatan waktunya dengan jadwal kedatangan tim penilai pusat pada 20 November.<br /><br />Berdasarkan ekspose penilaian dan pembinaan Adipura 2012 yang disampaikan pejabat Kantor Lingkungan Hidup (KLH) diinformasikan beberapa objek atau item penilaian Adipura harus dibenahi, jajaran Pemerintah Daerah setempat dalam waktu tersisa 15 hari lagi jelang hari penilaian.<br /><br />"Jika persiapan Adipura ini hanya kita serahkan pada satu SKPD saja waktunya tidak cukup, disamping terbatasnya anggaran, sehingga perlu keroyokan untuk mempersiapkannya," katanya.<br /><br />Eddy meminta semua SKPD membantu Dinas Pasar, Tata kota dan Kebersihan (DPTK) HSU khususnya dalam bergotong-royong membersihkan lingkungan, menyediakan tempat pembuangan sampah dan lainnya.<br /><br />Pihak kelurahan dan ketua RT, diharapkan ikut menggalakan partisipasi masyarakat menjaga dan membersihkan lingkungan, melakukan pengolahan dan pemilahan sampah.<br /><br />Ia meminta semua SKPD membenahi semua lingkungan pemukiman dan perkantoran, karena Pemda HSU juga tidak mengetahui lokasi mana yang nanti dikunjungileh tim penilai pusat.<br /><br />Tim Adipura Kabupaten HSU yang dibentuk berdasarkan Surat keputusan Bupati HSU Nomor 258 Tahun 2013 sejak 19 April, dituntut bekerja sama dan gotongroyong membenahi objek penilaian Adipura yang direkomendasikan pejabat KLH Kalsel.<br /><br />Ketua Tim Adipura HSU yang juga menjabat Sekretaris Daerah ini meminta DPTK mengagendakan kegiatan Jum’at Bersih dengan melibatkan jajaran kepolisianKodim 1001 Amuntai, organisasi wanita dan ormas lainnya.<br /><br />Kepala DPTK HSU Hasmi Rivai melaporkan telah melaksanakan kegiatan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di lokasi Pasar Induk Amuntai dan pedagangdi kawasan Taman Puteri Junjung Buih agar lebih mudah dalam pengelolaan dan pengangkutan sampah.<br /><br />Hasmi menjelaskan, belum berfungsinya sejumlah fasilitas peralatan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tebing Lereng diakibatkan belum masuknyaaliran listrik dikawasan itu.<br /><br />"Pihak PLN Barabai menghendaki penebasan pepohonan untuk bisa dipasang tiang dan jaringan listrik sehingga kita harus melakukan pembebasan lahanterlebih dulu," katanya.<br /><br />Mengatasi keterbatasan petugas pengangkut sampah, DPTK menambah armada angkut roda tiga dan mempekerjakan satuan tugas (satgas) secara bergantianpagi dan siang untuk mengangkut sampah yang belum terangkut di TPS.<br /><br />Sebelumnya, pejabat KLH Kalsel merekomendasikan Pemda HSU membenahi kebersihan lingkungan pasar, sungai, tempat pembuangan akhir dan rumah sakit.<br /><br />Selain itu sarana tong sampah yang terdiri atas sampah organik dan an-organik agar difungsikan dengan pemilahan sampah serta menambah lagi penempatantempat pembuangan sampah ini disejumlah lokasi keramaian dan pelayanan publik.<br /><br />"Ruang Terbuka Hijau juga harus ditambah minimal perbandingannya 30 persen dari luas kota" kata Kepala Bidang Pemantauan dan Pemulihan KLH Kalsel, Ninukpada ekspose penilaian Adipura kemaren.<br /><br />Dipaparkan bahwa masing-masing objek penilaian memiliki presentase berbeda, tertinggi pengelolaan sampah 50 persen, Ruang Terbuka Hijau 35 persen dan pengendalian pencemara air 15 persen.<br /><br />Ada pula, penilaian aspek non fisik yakni institusi dan manajemen masing-masing 30 persen, namun presentasi nilai tertinggi terletak pada partisipasi masyarakat 40 persen.<br /><br />Ninuk berharap komitmen dari Kepala Daerah bersama DPRD untuk dapat meraih nilai tinggi pada penilaian Adipura, meningkatkan anggaran untuk program dan kegiatan kebersihan dan pengolahan sampah.<br /><br />"Juga perlu didukung penataan hukum serta peran serta SKPD dan seluruh lapisan masyarakat guna mensukseskannya" katanya.<br /><br />Sebagai motivasi dan rangsangan, Ninuk berharap pemda HSU menerapkan sistem penghargaan (reward) seperti mengibarkan bendera putih diwilayah yangkebersihannya bagus serta sebaliknya memasang bendera hitam.<br /><br />Strategi ini, katanya telah diterapkan Pemerintah Kotamadya Banjarmasin dalam persiapan penilaian Adipura yang terbukti cukup efektif.<br /><br />Ia berharap lagi Kabupaten HSU bisa kembali meraih Adipura karena beberapa tahun silam Kota Amuntai ibukota kabupaten ini sudah pernahmeraih penghargaan Adipura. <strong>(das/ant)</strong></p>