SMK Kesehatan Didirikan Di Kabupaten Barito Utara

oleh

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan "Mulia Husada" Muara Teweh dengan jurusan kompetensi farmasi diirikan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mulai tahun ajaran 2011/2012. <p style="text-align: justify;"><br />"SMK Kesehatan pertama di Kalteng itu kami buka mulai tahun ini guna memenuhi kebutuhan tenaga asisten apoteker di daerah ini," kata Ketua Yayasan Barakati, Tajeri di Muara Teweh, Kamis.<br /><br />Menurut Tajeri, SMK Kesehatan ini telah mendapat izin dari Dinas Pendidikan dan rekomendasi Dinas Kesehatan Barito Utara ini juga mendapat rekomendasi dari SMK Farmasi ISFI Banjarmasin, Kalimantan Selatan.<br /><br />SMK Farmasi Banjarmasin, kata dia, siap dan bersedia menjadi sekolah pembina, menjadi sekolah rujukan, tempat konsultasi dan bimbingan. Termasuk untuk uji kompetensi dan ujian nasional (UN) atau ujian sekolah.<br /><br />"Kami siap menerima siswa karena semua fasilitas gedung dan tenaga pengajar di SMK ini sudah tersedia," kata Tajeri.<br /><br />Tajeri menjelaskan, sarana dan prasarana utama dua kelas (kelas IX semester 1) dilengkapi diantaranya ruang guru, tata usaha, kepala sekolah, bimbingan konseling dan akan dilengkapi lima Laboraturium (kimia, resep, apotek simulasi (APSIM), komputer, bahasa,farmakognosi serta sarana perpustakaan, aula, ruang rapat guru, wc guru dan murid, kantin, mushola.<br /><br />Sedangkan tenaga pengajar apoteker untuk bidang studi program farmasi, ilmu resep, farmakognosi, ilmu kesehatan masyarakat, administrasi farmasi, perundang-undangan kesehatan, sementara untuk sarjana pendidikan untuk bidang studi matematika, kimia, fisika, biologi, bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bidang studi yang lainnya.<br /><br />"Sekolah yang sementara didirikan secara swakelola ini diharapkan kedepannya mendapat bantuan dari pemerintah daerah," katanya.<br /><br />Pihaknya mengharapkan SMK Kesehatan ini nanti menjadi sekolah mandiri yang unggul di Kalimantan, didukung teknologi informasi, menghasilkan lulusan yang kompetitif sedangkan misinya adalah menerapkan budaya mutu dalam setiap kegiatan dengan mengutamakan kemandirian (otonomi) kreasi dan inovasi berkelanjutan didukung teknologi informasi untuk hasil terbaik. <strong>(phs/Ant)</strong></p>