Home / Tak Berkategori

SMKN 2 Putussibau Miliki Banyak Potensi, Minim Fasilitas

- Jurnalis

Minggu, 11 Maret 2012 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Putussibau yang terletak di Kedamin, Kecamatan Putusibau Utara dibangun sejak Tahun 2006 lalu, dan sekolah kejuruan tersebut memiliki tiga program keahlian yitu agro bisnis perikanan, agro bisnis tanaman pangan dan busana butik, dari tiga program tersebut menyimpan banyak potensi. <p style="text-align: justify;">Hanya saja sangat disayangkan hingga saat ini fasilitas pendukung yang dimiliki sekolah belum terlalu memadai. <br /><br />“kalau boleh jujur Sekolah ini masih sangat minim fasilitas pendukungnya, seperti halnya computer, yang saat ini hanya ada 6 unit, idealnya 20 unit, kemudian perpusatakaan belum dilengkapi buku yang memadai, ” ungkap Faisal, M.Pd selaku Kepala SMK Negeri 2 Putussibau kepada sejumlah wartawan, Sabtu (10/03/2012). <br /><br />Dikatakan Faisal potensi yang mereka miliki yaitu perikanan dan busana butik, kedua program termasuk program unggulan yang dimiliki sekolah, khusus perikanan kata Faisal saat ini siswanya melalui bimbingan dari sekolah sudah melakukan pemijahan kurang lebih 5000 ekor ikan lele yang dipraktekan langsung oleh siswanya saat ujian kompetesi. <br /><br />“Wah kalau untuk perikanan ini, kurang lebih 5000 ekor lele yang sedang pemijahan, dan itu hasil karya anak-anak didik,” jelasnya. <br /><br />Sedangkan untuk busana batik, kata Faisal sejumlah pakaian gaun untuk undangan sudah dibuat oleh siswa yang melaksanakan uji kompetensi, dari hasil yang mereka buat menurutnya sangat memiliki nilai ekonomi apabila benar-benar dimanfaatkan dan digali potensi yag ada pada siswa. <br /><br />“untuk potensi pada siswa sangat luar biasa, ini terbukti dari hasil dari apa yang mereka buat selama ini,” cetusnya lagi. <br /><br />Hanya saja kata Fasisal secara letak geografis, lokasi Sekolahnya tersebut tidak layak, pasalnya halaman sekolah yang sebagian dijadikan lokasi perikanan dan tanaman pangan selalu terendam air, yang dikesalkan lagi cetus fasisal, ikan bawal ratusan ekor yang siap panen lepas dari kolam akibat air disekitarnya meluap. <br /><br />“Ikan bawal itu udah besar-besar tinggal dipanen, karena air meluap akhirnya ikan tersebut lepas,” kesalnya. <strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal
Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:47 WIB

Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:12 WIB

Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:54 WIB

Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Berita Terbaru