Soal Border Jasa, SDNU Akan Rekomendasikan Ke KL

oleh
oleh

Vice President SDNU, Anthony Banyan menyatakan akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah Kuala Lumpur untuk mempercepat Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) yang ada di Jasa, yang hingga kini belum ada kesepakatan titik nol antara kedua negara. <p style="text-align: justify;">“Oleh karena kami belum pernah tahu pintu lintas batas yang lain di Kalimantan Barat, maka dengan adanya informasi ini, maka kami dari SDNU tentunya akan memberikan input dan informasi kepada pemerintah di Kuala Lumpur,” ungkap Anthony Banyan, Minggu malam (27/11/2011) di Rumah Betang Kobus<br /><br />Menurut Anthony, dengan adanya lintas batas tersebut akan semakin mempererat hubungan masyarakat dikedua wilayah tersebut.<br /><br />“Dengan dibukanya PLB di Jasa-Sintang itu tentunya akan lebih mempererat hubungan persaudaraan dikawasan perbatasan yang sebelumnya sudah terjalin baik secara ekonomi maupun kekeluargaan,” jelasnya.<br /><br />Namun demikian pihaknya tidak dapat mendesak secara langsung kepada Pemerintah Kuala Lumpur dan hanya sebatas merekomendasikan dan memberikan gambaran saja.<br /><br />“Keputusan ada di pemerintah Kuala Lumpur, SDNU hanya sebatas memberikan gambaran saja,” jelasnya.<br /><br />Dirinya mengakui, selama ini warga Sarawak hanya mengetahui beberapa perlintasan yang sudah disepakati oleh kedua pemerintahan, yakni Entikong, Lubok Antu, Sarikin (Sarikei) dan Biawak.<br /><br />“Dari segi perekonomian dan keselamatan tentunya akan lebih baik lagi jika ada PLB yang resmi lainnya diantara kedua negara.” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>