Soal UN Kalbar Rampung Didistribusikan Hari Minggu

oleh

Panitia Pelaksanaan Ujian Nasional Kalimantan Barat memastikan pendistribusian soal ujian nasional tingkat SMA/MA tahun ajaran 2011/2012 pada 14 kabupaten/kota di provinsi itu akan rampung pada Minggu (15/4). <p style="text-align: justify;">"Sejak tanggal 9 April lalu, soal UN sudah kita distribusikan pada 12 kabupaten/kota," kata Ketua Ketua Pelaksana Ujian Nasional Kalbar, Sunyata di Pontianak, Jumat.<br /><br />Ke-12 kabupaten/kota itu, yakni Kabupaten Pontianak, Landak, Sintang, Bengkayang, Sanggau, Kapuas Hulu, Melawi, Ketapang, Kayong Utara, Sekadau, Sambas dan Kota Singkawang.<br /><br />Sementara itu, untuk Kabupaten Kubu Raya akan kita distribusikan Sabtu dan Kota Pontianak pada hari Minggu, katanya.<br /><br />Dia menyatakan, untuk mencegah terjadinya kebocoran soal UN tersebut selama proses distribusi, Dinas Pendidikan Kalbar melibatkan pihak kepolisian dan perguruan tinggi dari Universitas Tanjungpura sebagai lembaga pengawas UN, untuk melakukan pengawalan, baik saat soal-soal tersebut sampai di Dinas Pendidikan Kalbar, maupun hingga sampai ke Dinas Pendidikan di kabupaten/kota.<br /><br />Untuk selanjutnya, soal-soal tersebut menjadi tanggung jawab penuh dari panitia UN dan Dinas Pendidikan di setiap kabupaten/kota, ujarnya.<br /><br />"Setelah soal-soal tersebut sampai di kabupaten/kota selanjutnya didistribusikan kepada masing-masing sub rayon. Dan sub rayon ini yang akan mendistribusikannya terhadap sekolah-sekolah dan tentunya tetap dengan pengawasan dari pihak kepolisian dan perguruan tinggi serta Dinas Pendidikan Kalbar sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP) dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan," katanya.<br /><br />Sunyata mengatakan, proses distribusi tersebut akan kembali dilakukan dengan mekanisme yang sama, setelah soal tersebut dikerjakan, sehingga pihaknya menjamin tidak akan terjadi kebocoran soal baik sebelum pelaksanaan UN maupun setelah pelaksanaannya.<br /><br />Dia juga menjelaskan, sesuai ketetapan dari BNSP, Universitas Tanjungpura Pontianak, selaku perguruan tinggi negeri yang ada di Kalbar, di tunjuk untuk melakukan pengawasan selama proses UN berlangsung.<br /><br />"Diharapkan lembaga pengawas ini bisa menjalankan fungsinya dengan baik, sehingga kebocoran soal tidak terjadi dalam pelaksanaannya nanti," tuturnya.<br /><br />Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh sekolah dan siswa yang akan mengikuti UN agar tidak mudah percaya dengan adanya bocoran soal.<br /><br />"Kita mengharapkan agar siswa bisa mempersiapkan dirinya dengan matang dan lebih percaya diri dalam mengerjakan soal UN dan tidak mudah percaya dengan adanya bocoran soal, karena itu bisa mempengaruhi negatif pada hasil UN nantinya," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>