Sosialisasi Penetapan Nilai Kompensasi Harga ROW SUTT

oleh

SEKADAU – PT PLN adakan Sosialisasi dan penetapan nilai kompensasi ROW Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tayan, Sanggau, Sekadau bertempat di Gedung Steleng Desa Ensalang Dusun Ensali Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (28/11/18).

Perwakilan Badan Intelijen Nasional (BIN) Provinsi Kalbar, Darma sebagai pembawa acara menuturkan, dari pihaknya sebagai supervisi yang selalu mengikuti dan mendampingi kegiatan PLN.

“PLN tidak boleh semena – mena dengan masyarakat. Dengan adanya kelistrikan, kedepan Kalbar tidak lagi mengalami krisis kelistrikan,” ujarnya.

Camat sekadau hilir diwakil Bustar Indarto menuturkan, pihak Kecamatan menyambut baik kegiatan ini. Ada 42 kepala keluarga Desa Ensalang yang terkena jalur sutet.

“Berkaitan dengan ganti rugi, sampaikan jika ada hal-hal yang mengganjal pada hati Bapak – bapak,” ucapnya.

Danramil Sekadau Hilir, Kapten Indra F. Chaniago menuturkan, listrik adalah aset negara yang harus kita awasi.

“Pesan saya, tolong jangan sampai terjadi masalah dilapangan.
Jangan dijadikan haji mumpung dalam hal penggantian ganti rugi karna ini program pemerintah pusat. Pagu dananya sudah diatur,” ujarnya.

Sejauh ini lanjutnya, yang sudah terealisai, yakni Desa Mungguk, Desa Sungai Ringin, Desa Bokak dan Desa Tapang Semadak, tidak ada permasalahan.

Kapolsek Sekadau Hilir (diwakili) menuturkan, pihaknya mendukung pembangunan SUTT di Desa Ensalang Dusun Ensali karna dengan adanya SUTT ini, masyarakat tidak lagi krisis PLN.

“Bagi masyarakat yang terkena jalur SUTT agar selalu koordinasi dengan pihak PLN,” pesannya.

Selanjutnya sambutan Kades Ensalang, Agustinus Dolar katakan, tanam tumbuh warganya yang dilewati jalur SUTT adalah tanam tumbuh, kelapa sawit dan karet.

“Kami minta dalam kegiatan ini, pihak PLN menyampaikan secara terbuka,” kata Dolar.

Karna kata dia, selama ini masyarakatnya mengeluh karna jalan yang mereka buat malah hancur.

“Saya minta supaya pihak PLN tidak semena – mena dengan masyarakat,” pungkasnya.

Perwakilan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Sekadau Hilir, Pensesius David menuturkan bahwa, Kita harus menyambut baik program PLN yang baru ini yakni SUTT.

“Semoga bisa sampai ke pelosok – pelosok,” Harapnya.

Selanjutnya tanggapan dari pihak PLN,
Kumara Bagus mengungkapkan,
PLN akan memberikan kompensasi atas tanah atau tanam tumbuh yang ada dibawah jalur SUTT. Kegiatan ini dilakukan bertahap dan diadakan pada Desa yang masuk jalur SUTT.

“Untuk daerah Desa Ensalang ini secepatnya akan dicairkan paling lambat bulan Desember,” tuturnya.

Dilanjutkan dengan sambutan dari tim indefenden, Martinus Suprianto mengatakan bahwa penilaian yang mereka lakukan bukan nilai ganti rugi melainkan kompensasi.

“Yang dinilai yakni tanah, rumah dan tanam tumbuh yang dilewati jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), kata Martinus.

Kegiatan dihadiri oleh masyarakat yang lahan atau tanam tumbuhnya dilewati oleh jalur SUTT. (AS)