SP 2013 Barito Utara Libatkan 200 Petugas

oleh

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akan melibatkan 200 orang petugas untuk melakukan pendataan pada sensus pertanian, 1-31 Mei 2013. <p style="text-align: justify;">"Ratusan petugas itu akan diturunkan di sembilan kecamatan dan 103 desa/kelurahan," kata Kepala BPS Barito Utara (Barut) M Guntur kepada wartawan di Muara Teweh, Kamis.<br /><br />Menurut Guntur, sensus pertanian yang melibatkan ratusan petugas itu dibagi dalam 50 tim yang berasal dari warga setempat, petugas sensus itu akan dilatih pada 8-18 April 2013.<br /><br />Sensus ini untuk mendapatkan data statistik pertanian terkini yang lengkap dan akurat sebagai gambaran struktur pertanian di Indonesia.<br /><br />"Kegiatan ini mencakup semua usaha pertanian diantaranya sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Baik pada rumah tangga, perusahaan, lembaga pemasyarakatan, barak militer dan kelompok usaha bersama," katanya.<br /><br />Bupati Barito Utara Achmad Yuliansyah mengatakan sensus pertanian akan berhasil apabila seluruh masyarakat mengetahui dan memahami serta menyadari arti pentingnya hasil kegiatan ini, bagi kelangsungan pembangunan di bidang pertanian.<br /><br />"Kegiatan sensus pertanian berskala nasional ini dilakukan setiap 10 tahun sekali, dan tahun ini merupakan keenam," kata Yuliansyah.<br /><br />Yuliansyah mengatakan sensus pertanian memiliki arti yang sangat penting bagi proses pembangunan ekonomi daerah, regional dan nasional. Sementara, pentingnya peranan pertanian bagi pembangunan Kabupaten Barito Utara, tampak dalam perhitungan produk daerah regional bruto (PDRB) Barito Utara tahun 2011.<br /><br />"Dimana sektor pertanian menjadi kontributor terbesar. Selain itu, sektor pertanian tercatat menyerap tenaga kerja terbanyak 70,62 persen," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>