Stadion Balikpapan Rampung Akhir 2012

oleh

Stadion berkelas internasional yang jadi harapan masyarakat Balikpapan ternyata paling cepat selesai akhir 2012. <p style="text-align: justify;">Stadion Balikpapan yang direncanakan ini berupa stadion madya. Selain lapangan sepakbola utama, ada juga lintasan untuk atletik.<br /><br />Stadion ini berlokasi di Batakan, Balikpapan Timur. Persiba Balikpapan, tim sepakbola kebanggan Kota Minyak di Liga Super Indonesia, direncanakan akan bermarkas di stadion baru ini.<br /><br />Menurut Kepala Dinas PU Balikpapan Sri Soetantinah pembangunan stadion tersebut terbagai dalam dua tahap. Tahap pertama pembangunan lapangan utama dan sebagian tribun, kemudian tahap kedua yang juga penyelesaian stadion, yaitu sebagian tribun, penyelesaian lapangan utama, pembangunan lapangan untuk latihan, dan jalan masuk utama komplek stadion.<br /><br />Namun demikian, menurut Soetantinah, "Yang diutamakan dulu mungkin yang lapangan latihan karena lahannya sudah siap tidak ada masalah." Saat ini, lanjut Kadis PU, pembangunan tahap dua malah belum dianggarkan. Proyek pembangunan tahap kedua ini akan dilelang pada Maret-April 2012.<br /><br />"Untuk dananya baru mau dibahas, kemudian lelang Maret-Apri 2012. Jadi sabar dulu," tegas Soetantinah.<br /><br />Soetantinah juga menegaskan, saat ini yang dikerjakan Dinas PU adalah membuat desain keseluruhan (masterplan) untuk mengetahui kebutuhan dana keseluruhan.<br /><br />"Baru dari situ kami ajukan anggaran ke Pemkot dan terus ke DPRD untuk dianggarkan multiyears karena dalam masterplan itu diperlukan anggaran Rp400-500 miliar. Kemudian kita pilih pembangunan prioritas, mana yang harus ada dulu atau menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia." Saat ini juga sedang dikerjakan pembebasan lahan dan pematangan lahan. Menurut Soetantinah, tinggal dua kepala keluarga yang belum sepakat dengan kompensasi yang ditawarkan Pemkot. Seperti biasa, dua KK ini meminta kompensasi yang lebih tinggi daripada Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) yang menjadi patokan Pemkot memberikan kompensasi.<br /><br />"Kami tidak punya dasar hukumnya kalau memberi kompensasi diluar yang ditetapkan NJOP," kata Soetantinah. <strong>(das/ant)</strong></p>