STKIP Melawi Wisuda 213 Mahasiswa

oleh

Melalui sidang senat terbuka Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi, sebnyak 213 Mahasiswa STKIP Program Sarjana Strata 1 (S1) Angktan Ke Tiga tahun Akademik 2016/2017 melaksanakan wisuda, Sabtu (18/2) di Aula auditorium STKIP Melawi. <p style="text-align: justify;">Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie, Asisten Administrasi pemkab Melawi, Usman Sekeng, Kepala Dinas kesehatan Melawi, dr. Ahmad Jawahir, Ketua TP-PKK Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri Panji serta para pengurus yayasan melawi Mekar STKIP Melawi.<br /><br />Pada kesempatan tersebut, Pembina Yayasan STKIP, Andi Usman Mpd, menyampian. Perjlanan STKIP Melawi dimulai 2009. Setelah menjalnkan proses belajar 4 thun, tahun 2013 menjadi wisuda pertama yang dilaksanakan STKIP Melawi. Kemudian tahun 2015 ke untuk kedua kalinya, dan dithaun 2017  yang berjumlah 213 orang. Total semuanya jumlah keseluruhannya 753 orang yang melaksanakan wisuda STKIP Melawi ini.<br /><br />“Terhadap wisudawan wisudawati, saya berharap bisa menjadi tenaga pendidik yang baik. Bangunlah proses pembelajaran di Melawi dengan kasih sayang. Inilah ciri khas dan harapn kami. Berilah contoh yang baik dan teruslah memperlihatkan bahwa lulusan STKIP Melawi menjadi kebanggaan kabupaten Melawi. Kampus ini tidak ada artinya  tanpa kebersamaan. Ujian berat, adalah menjalani kehidupan yang baik dimana anda mengabdi,” ungkapnya. <br /><br />Ditempat yang sama, Bupati Melawi yang diwakili oleh Asisten Administrasi Pemkab Melawi, H. Usman Sekeng, S. Sos, mengatakan, hari ini merupakan hari yang membahagiakan keluarga dan semua yang melaksanakan wisuda. Karean hari ini merupakan hari keberhasilan bagi anak-anak maupun adik-adik dalam menyelesaikan studi pada program sarjana sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan STKIP Melawi.<br /> <br />“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama pemerintah kabupaten Melawi mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati angkatan ke 3 tahun akademik 2016/2017 yang nantinya akan dikukuhkan sesuia dengan bidang ilmu masing-masing. Keberhasilan ini patut disyukuri oleh semua pihak, dengan harapan para wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan pada hari ini dapat menyumbangkan ilmu pengetahuan mereka dalam mengisi pembangunan di daerah, khususnya diwilayah kabupaten Melawi serta bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republuk Indonesia,”ungkapnya.<br /><br />Sekeng mengatakan, semua menyadari, dunia pendidikan di Kabupaten Melawi saat ini sudah megalami kemajuan jika dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun yang lalu. Kondisi seperti ini telah membawa dampak positif,dimana kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan dilandasi dengan keimanan kepada tuhan yang maha esa semakin meningkat, dan hal ini perlu diteruskan demi kemajuan dunia pendidikan di daerah kita khususnya Melawi.<br /><br />Oleh karena itu, pada momentum yang sangat bersejarah ini, Bupati selaku pimpinan daerah berharap agar para wisudawan yang wisuda hari ini dapat menjadi generasi-generasi baru yang mau peduli terhadap pendidikan dan pembangunan masyarakat secara keseluruhan. Sekaligus juga dapat menjadi kader Melawi sebagai penerus bangsa di masa mendatang. <br /><br />“Mari kita bangkit untuk mengejar berbagai ketinggalan dengan cara melahirkan konsep dan pemikiran baru. Dengan demikian kabupaten melawi dapat menjadi barometer di bidang pendidikan bagi daerah lain di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat. Kepada saudara-saudari yang hari ini wisuda, tantangan kedepan telah menunggu. Hendaknya tantangan itu tidak dijadikan suatu penghambat untuk lebih maju, namun jadikanlah sebagai suatu peluang untuk berkarya,” ucapnya. <br /><br />Sekeng menambahkan, Pemerintah saat ini sangat membutuhkan tangan-tangan terampil para lulusan. Mengingat kesempatan lowongan kerja dari pemerintah sangat minim, untuk itu diharapkan saudara supaya dapat berdikari dan mandiri untuk meraih masa depan yang lebih baik. “Saya yakin kalian semua dapat berhasil jika ada kemauan dan kerja keras,” ucapnya.<br /><br />Sementara itu, Sekda Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie dalam menyampikan sambutan Gubernur Kalbar mengatakan, Pemerintah provinsi Kalimantan barat sangat peduli dengan dunia pendidikan di Kalimantan Barat. “Kunjungan saya ke STKIP Melawi ini adalah yang kedua kalinya. Ini adalah bukti bahwa Pemkab Kalbar mensuport STKIP Melawi untuk menjadi besar. Harapan Pemprov Kalbar, agar STKIP Melawi menjadi perguruan kebanggaan di Melwi,” ucapnya. <br /><br />Ia mengatakan, Pemerintahh hingga saat ini masih moratorium dalam melakukan perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun untuk guru dan tenaga kesehatan tidak diberlakukan moratorium tersebut, melainkan masih berjalan. Bahkan pemerintah saat ini memiliki program guru garis depan. Namun meskipun begitu, dalam membangun dunia pendidikan, mestilah dilakukan dengan berbagai langkah.<br /><br />“Oleh karena itu, kita berharap wisuda wisudawati ini juga bisa menjadi kebanggaan dan berkomitmen dalam membangun dunia pendidikan di Melawi khususnya dan di Negara ini umumnya, Dimanapun berada, kata Assovie, para wisudawan ini harus siap bertugas,” ucapnya.<br /><br />Kebutuhan guru di Kalbar ini masih sangat besar 2017 I I saja,lebih dari 11 ribu guru yang memasuki masa pensiun. Jadi jika STKIP baru mewiduakan mahasiswanya sebanyak 200 an lebih, ini masih jauh dari kebutuhan guru di Kalbar. “Oleh karena itu,STKIP Melawi harus mampu meyakini masyarakat, bahkan meluluskan mahasiswanya 1 seribu setiap tahunnya,” ucapnya.<br /><br />Perwakilan Wisudawan, Wahyu Setiadi mengatakan, gelar yang kami sandang saat ini tentulah belum selesai sampai disini. Masih ada tanggung jawab moral untuk membagikan ilmu yang kami terima saat in, seiring dengan kebutuhan saat ini. <br /><br />“Sebagai masyarakat Melawi, kami sangat bersyukur dengan adanya perguruan tinggi STKIP , tentunya memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenyam pendidikan ketingkat perguruan tinggi. Yang mana keberadaan perguruan tinggi ini jugamerupakan asset dalam mengembangkan sumber daya manusia,” ucapnya.<br /><br />Terhadap gelar yang kami terima ini, tambah Wahyu, tentunya tidak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada STKIP Melawi serta kepada pihak-pihak pengurus yang sudah meendidik kami menjadi sumber daya manusia yang siap membangun dunia pendidikan di Melawi. “Pada kesempatan ini, kami juga mengucapkan mohon maaf, jika selama kami menjadi mahasiswa STKIP Melawi masih banyak membuat kesalahan,” ucapnya. (KN)</p>