Home / Tak Berkategori

STKIP-PGRI Pontianak Akan Miliki 200 Dosen S2

- Jurnalis

Jumat, 2 Maret 2012 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pontianak menargetkan pada tahun 2014 memiliki 200-an dosen lulus jenjang pendidikan Strata 2. <p style="text-align: justify;">"Ini bagian dari upaya STKIP PGRI Pontianak untuk terus meningkatkan kualitas SDM, baik dosen maupun mahasiswa. Semua dosen saya dorong untuk terus bersekolah lagi," kata Ketua STKIP – PGRI Pontianak, Prof Dr Samion AR MPd saat dihubungi di Pontianak, Jumat.<br /><br />Menurut dia, saat ini ada sekitar 80-an dosen dari STKIP-PGRI Pontianak yang menempuh pendidikan S2.<br /><br />Sedangkan tahun depan direncanakan 40-an dosen. Ia melanjutkan, dosen-dosen tersebut dikuliahkan dari dana STKIP-PGRI Pontianak.<br /><br />"Dan, kuliahnya diluar Kalbar. Kecuali mereka sudah terlebih dahulu kuliah di Pontianak," ujar dia.<br /><br />Ia menambahkan, setelah menempuh S2, dosen-dosen itu tentu diharapkan mau mengambil gelar di jenjang S3.<br /><br />Sedangkan untuk fisik, sudah dibangun satu gedung serta fasilitas pendukungnya. Ia merencanakan membangun satu lagi gedung untuk menambah kenyamanan mahasiswa kuliah.<br /><br />Jumlah mahasiswa yang kuliah di STKIP-PGRI Pontianak sekitar 12 ribu orang yang aktif.<br /><br />Setiap tahun, STKIP-PGRI Pontianak mewisuda 600 orang sampai 800 orang mahasiswa dari 10 program studi yang ada.<br /><br />Diantaranya program studi pendidikan sejarah, geografi, fisika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, bimbingan karir dan PPKn.<br /><br />Ia mengakui, ada kekhawatiran dari perguruan tinggi swasta serupa kalau menyekolahkan dosen menggunakan dana yayasan.<br /><br />"Kalau sudah disekolahkan tinggi-tinggi, tahu-tahu mendaftar PNS dan diterima. Tapi Insya Allah di STKIP-PGRI Pontianak tidak," ujarnya optimistis. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi
Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan
Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu
Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM
Aksi Bersih Serentak di Tiga Titik, Melawi Gaspol Sambut HPSN 2026 dan Ramadan
Bupati Tekankan Komitmen dan Eksekusi Program “11.12 GASPOL” pada Forum RKPD Barito Utara 2027
Kadis Kominfo dan Persandian Bulungan Hadiri Musrenbang

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:39 WIB

Jelang Ramadan, DPRD Melawi Minta Pengawasan Ketat Harga Sembako dan LPG

Senin, 16 Februari 2026 - 21:23 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut Ramadan 1447 Hijriah di Melawi

Senin, 16 Februari 2026 - 16:56 WIB

Lembaga Adat Segel Tambang Diduga Ilegal Milik PT GUM, DAD Belitang Hulu Minta Aktivitas Dihentikan

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:03 WIB

Diduga Lakukan Penambangan Galian C Tanpa Izin, PT GUM Tuai Sorotan Tokoh Masyarakat Belitang Hulu

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:44 WIB

Politisi Partai Gerindra Tekankan CSR Tak Lagi Seremonial, Harus Fokus Pemulihan Lingkungan dan Pemberdayaan SDM

Berita Terbaru