Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pontianak menargetkan pada tahun 2014 memiliki 200-an dosen lulus jenjang pendidikan Strata 2. <p style="text-align: justify;">"Ini bagian dari upaya STKIP PGRI Pontianak untuk terus meningkatkan kualitas SDM, baik dosen maupun mahasiswa. Semua dosen saya dorong untuk terus bersekolah lagi," kata Ketua STKIP – PGRI Pontianak, Prof Dr Samion AR MPd saat dihubungi di Pontianak, Jumat.<br /><br />Menurut dia, saat ini ada sekitar 80-an dosen dari STKIP-PGRI Pontianak yang menempuh pendidikan S2.<br /><br />Sedangkan tahun depan direncanakan 40-an dosen. Ia melanjutkan, dosen-dosen tersebut dikuliahkan dari dana STKIP-PGRI Pontianak.<br /><br />"Dan, kuliahnya diluar Kalbar. Kecuali mereka sudah terlebih dahulu kuliah di Pontianak," ujar dia.<br /><br />Ia menambahkan, setelah menempuh S2, dosen-dosen itu tentu diharapkan mau mengambil gelar di jenjang S3.<br /><br />Sedangkan untuk fisik, sudah dibangun satu gedung serta fasilitas pendukungnya. Ia merencanakan membangun satu lagi gedung untuk menambah kenyamanan mahasiswa kuliah.<br /><br />Jumlah mahasiswa yang kuliah di STKIP-PGRI Pontianak sekitar 12 ribu orang yang aktif.<br /><br />Setiap tahun, STKIP-PGRI Pontianak mewisuda 600 orang sampai 800 orang mahasiswa dari 10 program studi yang ada.<br /><br />Diantaranya program studi pendidikan sejarah, geografi, fisika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, matematika, bimbingan karir dan PPKn.<br /><br />Ia mengakui, ada kekhawatiran dari perguruan tinggi swasta serupa kalau menyekolahkan dosen menggunakan dana yayasan.<br /><br />"Kalau sudah disekolahkan tinggi-tinggi, tahu-tahu mendaftar PNS dan diterima. Tapi Insya Allah di STKIP-PGRI Pontianak tidak," ujarnya optimistis. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















