Stok BBM Kalbar Jelang Natal-Tahun Baru Aman

oleh

Sales Representative Pemasaran Bahan Bakar Minyak Rayon VI Pertamina Kalimantan Barat menyatakan stok bahan bakar minyak jenis solar dan premium di provinsi itu menjelang dan sepanjang Natal dan Tahun Baru aman atau cukup. <p style="text-align: justify;">"Hingga kini stok BBM aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan BBM menjelang dan sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru," kata Sales Representative Pemasaran Bahan Bakar Minyak Rayon VI Pertamina Kalbar John Haidir di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan, hingga saat ini stok BBM di Kalbar tersedia hingga tiga sampai empat hari ke depan.<br /><br />"Stok BBM tersebut bukan berarti hingga empat hari ke depan tetapi terus bertambah karena pasokan terus datang bukan menunggu habis baru pasokan BBM datang," ungkapnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Sales Representative Pemasaran Bahan Bakar Minyak Rayon VI Pertamina Kalbar mengimbau, masyarakat di provinsi itu untuk tidak membeli BBM dalam jumlah banyak untuk stok karena khawatir pasokan BBM sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru tidak lancar.<br /><br />"Hingga saat ini pasokan BBM lancar-lancar saja sehingga masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan dalam mendapatkan BBM," kata John Haidir.<br /><br />Kuota BBM bersubsidi di Kalbar untuk 2011, jenis premium 409.803 kilo liter, solar 287.508 kilo liter dan minyak tanah 110.408 kilo liter.<br /><br />Pemerintah Provinsi Kalbar mengajukan tambahan kuota bahan bakar minyak bersubsidi hingga 20 persen untuk memenuhi kebutuhan di provinsi itu hingga akhir tahun.<br /><br />Sementara sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalbar mengamankan sekitar 16 ribu liter bahan bakar minyak jenis premium ilegal dari tempat penampungan yang dikumpulkan dari tangki yang "kencing" di jalan.<br /><br />Menurut Kepala Bidang Humas Polda, Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar, terungkapnya penampung BBM hasil "kencing" tangki dengan tersangka TM (39), warga Jalan Khatulistiwa Pontianak Utara berdasarkan laporan masyarakat.<br /><br />Mukson menjelaskan, informasi itu dari kecurigaan masyarakat terkait penampungan BBM ilegal di Jalan Khatulistiwa. Tim dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar langsung melakukan penggerebekan pada Sabtu (10/12).<br /><br />Dari penggerebekan itu, tim menemukan sekitar 16 ribu liter premium, 1.500 liter solar, 70 liter premium yang ditampung dalam dua jeriken, serta satu unit mobil tangki, satu unit generator set, dan satu unit dinamo. <strong>(phs/Ant)</strong></p>