Stok Buku Nikah Di Sintang Menipis

oleh

Plt Kepala Seksi Binmas Islam Kementerian Agama Kabupaten Sintang H Eksan memastikan, kondisi buku nikah di Kemenag Sintang stoknya menipis. Hanya tersisa untuk 100 pasangan pengantin. <p style="text-align: justify;">Namun, ia mengimbau masyarakat Sintang untuk tak khawatir lantaran Kemenag Sintang  sudah mengantisipasinya dengan meminta tambahan ke Kanwil Kemenag Kalbar  sebanyak 200 pasang buku. Dengan jumlah tersebut stok buku nikah di bumi senentang  dipastikan aman hingga Desember 2013 nanti. Apalagi, sampai saat ini belum ada laporan atau permintaan dari Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan, terkait dengan kekurangan maupun kehabisan buku nikah.<br /><br />“Alhamdulillah selama ini kita belum pernah kehabisan buku nikah, seperti yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Jawa. Kalau di Sintang, begitu stok mulai menipis kami langsung minta ke Kanwil. Jadi tidak pernah kehabisan, kecuali di Kanwil juga habis. Rata-rata permintaan di Kabupaten Sintang  setiap tahunnya sekitar 800-900 pasang. Kalaupun ada kenaikan hanya sekitar 10 persen,” Kata Eksan di Sintang Rabu (6/11/2013)<br /><br />Dibeberkan Eksan hingga kini permintaan di setiap kecamatan-kecamatan  mengalami peningkatan yang cukup signifikan menggingat makin bertambahnya penduduk di sintang</p> <p style="text-align: justify;">“Insya Allah, kalau sudah ada tambahan dari Kanwil. Dengan hitung rata-rata setiap bulan ada 100 pasang yang nikah di Sintang . Saya kira aman hingga Desember,” beber Eksan.<br /><br />Mengenai kelangkaan buku nikah di beberapa daerah, Eksan mengaku belum tahu pasti. Namun, dari kabar yang diterimanya, stok buku nikah sudah ada di Kemenag pusat lantaran pengadaannya melalui proses panjang seperti harus ada lelang. Alhasil, pendistribusian buku nikah yang begitu banyak agak terlambat sehingga di beberapa daerah kehabisan  buku nikah.</p> <p style="text-align: justify;">“Ada juga informasi, kalau buku nikah yang ada saat ini modelnya mau diganti tahun depan. Kalau sekarang ada dua buku nikah yang dipegang suami istri. Kedepannya hanya satu buku nikah,” sebutnya.<br /><br />Stok buku nikah untuk KUA di setiap kecamatan lanjut Eksan masih aman, Apalagi jumlah pasangan yang menikah setiap bulannya rata-rata hanya 20 pasang, kecuali di bulan-bulan tertentu seperti usai Idul Adha lalu pasangan yang menikah bisa sampai 50 pasang.</p> <p style="text-align: justify;">“Mudah-mudahan kejadian di Jawa tidak terjadi di Sintang. Repot urusaannya, seperti yang kita lihat di televisi akhir-akhir ini,” tukasnya(beny)</p>