STOP, Polemik PU Dan PDAM

oleh

Demi penyediaan air bersih untuk masyarakat, polemik yang belakangan mencuat terkait masalah pengadaan genset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sektor Sungai Ana diharapkan tidak terus dipertentangkan. <p style="text-align: justify;">Humas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bendera, Edi Hermanto melihat ada beberapa hal yang mesti disikapi para pihak terkait jika membaca perkembangan terakhir polemik antara direktur PDAM dengan Dinas Pekerjaan Umum Sintang yang semakin meruncing.<br /><br />“Pertama saya lihat polemik tersebut memperlihatkan kelemahan koordinasi antara para pembantu bupati dalam menjalankan perintah atasan dan penyiapan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan air minum,” kata dia.<br /><br />Menurutnya, PDAM adalah perusahaan daerah yang keberadaannya secara penuh dibawah Pemerintah Kabupaten Sintang.<br /><br />“Artinya direktur diangkat dan diberhentikan oleh bupati, kinerjanya juga dipertanggungjawabkan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang,” jelasnya.<br /><br />Sementara, dari sisi kewenangan, ia mengatakan PDAM hanya sebagai operator yang menjalankan semua infrastruktur bidang air minum yang ada semaksimal mungkin.<br /><br />“Sedangkan Dinas  PU juga merupakan salah satu struktur yang ada di pemerintah, merupakan perpanjangan tangan bupati dalam menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat, salah satunya yaitu penyiapan infrastruktur air minum,” ucapnya.<br /><br />Kedua unsur tersebut menurutnya seudah seharusnya saling bahu membahu membantu bupati dalam penyampaikan kebutuhan masyarakat akan air minum.<br /><br />“Bukan malah saling menjegals eperti yang terbaca pada beberapa harian lokal kita selama ini,” katanya.<br /><br />Ia mengatakan dilihat dari perspektif hukum, jika dalam proses mulai dari pengadaan sampai dengan operasional genset PDAM di sektor Sungai Ana memang ditemukan hak-hal yang melanggar hukum, serahkan saja pada pihak berwenang yang menanganinya.<br /><br />“Tidak perlulah Direktur PDAM dan dinas PU berkoar-koar di media karena semua omongan dapat menjebak diri sendiri,” imbuhnya.<br /><br />Ia meminta Bupati Sintang  meski bertindak tegas dalam menyikapi pembantu-pembantunya, jiak ternyata pengadaan genset tersebut menyalahi ketentuan dan mengarah pidana, maka doronglah prosesnya ke penegak hukum.<br /><br />“Dan untuk itu direktur PDAM perlu diberi ucapan terima kasih secara terbuka karena telah turut serta melakukan kontrol publik yang benar,” tukasnya.<br /><br />Namun jika sebaliknya dikemudian hari ditemukan ternyata semua yang dituduhkan oleh direktur PDAM itu tidak terbukti maka tentu harus ada konsekuensinya.<br /><br />“Karena ini sudah menyangkut nama baik lembaga serta nama baik pejabat di lembaga tersebut,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>