Sungai Bengalon Kutai Timur Meluap

oleh

Luapan Sungai Bengalon di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, telah merendam sedikitnya 800 rumah warga setempat atau sekitar 1.600 jiwa di empat desa. <p style="text-align: justify;">"Kalau tadi malam hanya 370 rumah terendam, sekarang bertambah menjadi 800 lebih rumah terendam atau lebih 1.600 jiwa," kata Sekretaris Kecamatan Bengalon, Ernawati, Selasa.<br /><br />Ernawati dan beberapa stafnya keliling memantau warga menggunakan perahu. Berdasarkan data di lapangan, sampai pukul 14.00 Wita, kondisi air terus bertambah.<br /><br />Selain merendam banyak rumah penduduk, luapan air setinggi dada orang dewasa juga merusak sekitar seratus hektare lahan pertanian.<br /><br />Ia mengatakan, kalau sebelumnya banjir hanya merendam rumah warga di Desa Sepaso Selatan dan Sepaso Timur, sekarang sudah masuk ke Sepaso Induk yang merupakan ibu kota kecamatan Bengalon.<br /><br />Sampai sekarang juga belum ada petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur ataupun Dinas Sosial yang datang.<br /><br />"Belum ada petugas BPBD dan Dinas Sosial sehingga belum ada tindakan terkait musibah banjir yang sudah masuk ke rumah-rumah penduduk," katanya.<br /><br />Dia menjelaskan, meskipun belum ada tim BPBD dan Dinas Sosial, pihaknya telah mendapat instruksi langsung dari Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman untuk memantau terus kondisi banjir dan warga setempat.<br /><br />Warga juga tetap bertahan di rumah masing-masing karena enggan meninggalkan harta bendanya. (das/ant)</p>