Puluhan sopir angkutan kota (angkot) berkumpul di Kantor Bupati Sanggau Jl Jenderal Sudirman, Rabu (6/7). Mereka berkumpul untuk melakukan pertemuan dengan bupati, terkait rencana pengalihan terminal lama ke tempat baru disekitar komplek Pasar Rawa Bangun Sanggau sebagai konsekuensi relokasi PKL Kota Sanggau ke pasar tersebut. <p style="text-align: justify;">Koordinator sopir angkot Ahmad, mengatakan kedatangan mereka ke kantor bupati untuk menyampaikan keberatan terhadap rencana Pemkab Sanggau merelokasi terminal. Mengingat sampai hari ini fasilitas terminal Rawa Bangun yang ada belum tersedia sama sekali. Terlebih mereka mengaku pendapatan mereka turun hingga 50 persen jika harus pindah ke terminal Rawa Bangun tersebut. <br /><br />"Kita keberatan dengan rencana pemindahan opelet angkutan kota ke terminal Rawa Bangun, karena kita masih menunggu pembangunan fasilitas yang ada yang hingga hari ini belum dibangun sama sekali. Kalaupun kami dipindahkan sepertinya pendapatan kami tidak mencukupi makanya sebagian besar supir menolak untuk dipindahkan," kata Ahmad. <br /><br />Apa yang disampaikan supir angkutan kota tersebut menurutnya bukan tanpa fakta, mereka mengaku sudah pernah pindah ke terminal Rawa Bangun beberapa waktu yang lalu. Selama dua pekan mereka pindah, terbukti pendapatan mereka turun hingga 50 persen dari sebelum dipindahkan yang mencapai Rp 130 ribu setiap harinya menjadi Rp 70 ribu.<br /><br />“Kami menanggung beban biaya keluarga kami, makanya kami memilih untuk kembali beroperasi yang lama meskipun sempat pindah ke Rawa Bangun. Terlebih kami menilai pemerintah Kabupaten Sanggau setengah hati melakukan relokasi PKL, terbukti tidak semua PKL pindah ke Rawa Bangun dan masih banyak yang beroperasi di luar Pasar Rawa Bangun,” jelasnya.<br /><br />Kedatangan para supir angkot di kantor bupati Sanggau tersebut ditemui langsung oleh bupati Sanggau Ir Setiman H Sudin. Bupati berjanji kepada para supir angkutan akan segera memenuhi apa yang menjadi permintaan mereka, seperti pembangunan halte disekitar terminal, pengaktifan WC umum terminal dan beberapa permintaan lain.<br /><br />“Memang kita sudah rencanakan mulai 11 Juli ini rute angkutan kota kita masukan kembali ke Pasar rawa Bangun agar pasar tersebut bisa beroperasi sesuai dengan perencanaan pemkab Sanggau. Untuk fasilitas lain akan kita siapkan perlahan-lahan, pemkab meminta semua mendukung apa yang direncanakan pemkab agar Sanggau menjadi lebih tertib,” ujarnya. <strong>(phs)</strong></p>














