Surau As Shabirin Gelar Makan Bersama

oleh

Makan rutin bersama setiap habis melaksanakan shalat mahgrib mungkin jarang ditemukan di surau-surau bahkan masjid lainnya. Namun di Surau Ash Shabirin Desa Paal Kecamatan Nanga Pinoh, kebiasaan itu menjadi budaya baru bagi jamaah surau. <p style="text-align: justify;">“Tujuannya, tidak lain hanya untuk menjaga silaturahmi antar sesama jamaah. Dimana yang hari harinya jarang sekali bertemu dan bertegur sapa, bahkan pada saat ke surau pun hanya semata-mata menjalankan ibadah, dan selepas itu pulang ke rumah masing-masing. Maka dari itu makan bersama mulai kami laksanakan setiap malam Jumat untuk mempererat silaturahmi tadi,” kata Ardanie Zeen, salah satu Jamaah Surau As Shabirin, kemarin.<br /><br />Lebih lanjut, pria yang sehari harinya bekerja sebagai SatPol PP Melawi dan menjadi pengawal Wakil Bupati Melawi ini mengatakan, makan bersama tersebut bahkan tidak hanya dilaksanakan pada malam Jumat saja, malam-malam lainnya juga. “Cuma untuk makan yang berat itu malam Jumat. Dimana biasanyajamaah juga ada yang berbuka puasa sunatpada hari Kamis itu,” ungkapnya.<br /><br />Menurutnya, banyak manfaatyang didapat dengan kebiasaan baik seperti itu. Yang pertama jelas meningkatkan silaturahmi, kemudian manfaat lainnya, banyak informasi yang diperoleh dari masyarakat, artinya bisa bertukar pendapat.<br /><br />“Dalam hidup bermasyarakat tentunya harus saling membantu. Nah, obrolan-obrolan pada makan malam itulah biasanya tersampaikan persoalan yang ada atau yang terjadi terhadap warga sekitar. Baik yang teerkena musibah, atau yang membutuhkan pertolongan lainnya,bahkan sampai dengan budaya gotong royong dan kerja bakti,” ucapnya.<br /><br />Artinya, tambah pria yang akrab disapa Aan, tidak sia-sia ngumpul-ngumpul meskipun hanya sekedar malam malam bersama. Tapi manfaat dibalik semua itu sangat luar biasa. <br /><br />“Dengan menimngkatkan silaturahmi saja kita sudah mendapatkan pahala, apalagi saling membantu satu ama lainnya,” pungkasnya. (KN)</p>