Swasembada Pangan Di Barut Perlu Dukungan Pemerintah

oleh

Pencapaian program swasembada pangan tahun 2012 mendatang di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah perlu dukungan semua pihak dan pemerintah baik daerah maupun pusat. <p style="text-align: justify;">"Dukungan pemerintah yang diharapkan adalah berupaya komitmen dan kebijakan politik dari segenap pemimpin daerah baik eksekutif maupun legislatif," kata Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barito Utara (Barut), Roosmadianor di Muara Teweh, Jumat.<br /><br />Menurut Roosmadianor, dalam mencapai swasembada pangan, tidaklah mudah seperti membalik telapak tangan, semua itu perlu dukungan dari semua pihak baik instansi terkait maupun masyarakat khususnya para petani.<br /><br />Untuk itu pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mengarahkan segala sumber daya yang ada, guna fokus meraih swasembada pangan tersebut.<br /><br />"Bukan hanya dukungan dan keterpaduan saja, tetapi diharapkan dukungan kebijakan anggaran yang signifikan serta terarah guna pencapaian swasembada pangan itu," katanya.<br /><br />Dia mengatakan, untuk mensinergiskan program atau kegiatan pertanian dari tingkat pusat hingga tingkat kabupaten dalam bentuk dukungan yang bersumber APBD kabupaten, bisa lebih nyata untuk fokus pada upaya-upaya peningkatan produksi pangan (padi).<br /><br />Anggaran pertanian selama ini masih tergantung pada dana-dana dari pusat seperti dana alokasi khusus (DAK), dana dekonsentrasi dan dana tugas pembatuan, sebenarnya yang lebih leluasa dan pleksibel pemanfaatannya adalah dana APBD kabupaten.<br /><br />"Sementara dana-dana yang berasal dari pusat itu lebih banyak diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak secara langsung berpengaruh terhadap peningkatan produksi pangan dan hanya bersifat pembangunan prasarana fisik saja," kata dia.<br /><br />Pihaknya berharap adanya dukungan anggaran yang bisa secara langsung berpengaruh terhadap peningkatan produksi misalnya untuk pengadaan obat-obatan/herbisida, pupuk dan benih padi unggul.<br /><br />"Secara teknis kami mampu meningkatkan hasil produksi pangan, tetapi harus dibarengi dengan dukungan dari semua pihak, karena Kabupaten Barito Utara saat ini belum mampu menciptakan swasembada pangan," kata Roosmadianor. <strong>(das/ant)</strong></p>