alam rangka mememeriahkan Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW 1432 H/2011, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kapuas Hulu, pada Sabtu tanggal 2 Juli 2011 mendatang sekitar pukul 08.00 Wib, akan menggelar Tabligh Akbar yang diselenggarakan di Masjid Nurul Iman Putussibau di jalan Anta Sari, untuk kegiatan tersebut akan mendatangkan penceramah dari Jakarta yaitu Ustad Bobby Herwibowo,LC dan dua orang pendampingnya. Demikian dikatakan Drs. H. Wan Mansur, AM.M. TP selaku Ketua Panitia Tabligh Akbar Kabupaten Kapuas Hulu, dikediamannya, Rabu (29/06). <p style="text-align: justify;">Wan Mansur menjelaskan bahwa ustad tersebut datang pada hari jumat di Kota Pontianak sekitar pukul 11.30 Wib dari Jakarta,menggunakan pesawat, kemudian lanjut ke Sintang pada pukul 15.00 Wib setelah dari sintang baru malamnya meluncur ke Putussibau dan langsung menuju ke rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu. <br /><br />“Jadi kedatangan beliau nanti langsung menuju ke rumah Dinas Bupati,” jelasnya. <br /><br />Lebih lanjut dijelaskannya, saat ini untuk persiapan sudah rampung 90 persen, dan kegiatan tersebut positif dilaksanakan, sedangkan untuk undangan sudah beredar. <br /><br />“Untuk kegiatan ini sengaja kita laksanakan dirumah ibadah dan tidak dilapanga terbuka, sehingga suasananya benar-benar menyentuh,,” ungkapnya serius.<br /> <br />Selain itu Wan Mansur juga mengatakan bahwa untuk kegiatan kali ini mengangkat tema; “ Dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Kita tingkatkan persatuan dan kesatuan dalam keberagamaan”. Menurutnya bahwa tema tersebut sangat cocok dengan kondisi saat ini yang mana dalam ceramah nantinya Ustad akan memberikan siraman bagi kaum muslimin dan muslimat terutama kaum muda untuk tidak terpengaruh dengan aliran-aliaran yang menyesatkan seperti Negara Islam Indonesia (NII) yang hanya memecah belahkan persatuan dan kesatuan baik sesame agama maupun antar umat beragam bahkan kesatuan bangsa ini.<br /> <br />Tidak hanya itu ceramah natiinya juga akan mengingatkan para kaum muda untuk menghindari dan mencegah penyalahgunaan Narkotika dan pergaulan bebas, sehingga para kaum muda memiliki akhlak, iman, dan moral yang baik. <br /><br />“Kita harapkan kegiatan tersebut benar-benar bermanfaat, bagi umat islam terutama dalam menjaga kesatuan dan persatuan serta keharmonisan antar umat beragama, jangan sampai agama disalah gunakan, sehingga dapat memicu perpecahan, tentunya hal tersebut tidak kita inginkan,” tegasnya. <br /><br />Terkait seringnya suatu agama dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang memiliki kepentingan pribadi terutama tentang politik apalagi pemilu Gubernur sebentar lagi, Wan Mansur dengan tegas mengecam apabila agama dicapur baurkan dengan dunia politik, menurut Wan Mansur sesungguhnya agam sama sekali tidak ada kaitannya dengan politik.<br /><br />“Jangan sampai agama dicampur baurkan dengan politik, agama ya, agama, dan politik ya, politik, hal ini yang juga perlu dicegah, jangan sampai suatu agama dimanfaatkan untuk kepentingan-kepentingan pribadi atau sekelompok oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dan melalui ceramah dari ustad nantinya dapat memberikan siraman bagi umat Kita untuk tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal yang dapat memecah belahkan persatuan dan kesatuan terutama dalam keberagamaan, mari terus Kita jaga keharmonisan di Bumi Uncak Kapuas ini,” ajaknya.<strong>(phs)</strong></p>














