Tablik Akbar Di Melawi Tetap Berjalan Sukses

oleh

Tablik akbar yang telah direncanakan oleh umat Muslim di Kabupaten Melawi tetap terlaksana. Walaupun tanpa kehadiran Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Tengku Zulkarnain, yang tidak bisa datang ke Melawi karena diperbatasan Sintang-Melawi dihadang masa, namun kegiatan tablik akbar di Melawi berjalan sukses. <p style="text-align: justify;">Kegiatan tablik akbar yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Desa Tanjung Niaga, Nanga Pinoh, pada Jumat malam (13/1) lalu tetap dilaksanakan oleh panitia sesuai rencana yakni pada pukul 19.00 Wib.  Tanpak hadir Anggota DPR-RI Sukiman, Ketua DPRD Melawi Abang Tajudin, Wakil Ketua DPRD Melawi Iif Usfayadi,Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya UY, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat.<br /><br />Bahkan kegiatan tersebut disambut dengan antusias oleh umat muslim Kabupaten Melawi. Dimana warga tanpak berbondong-bondong mendatangi masjid Nurul Iman yang terletak di Tanjung tersebut.  <br /><br />“Niat kami dari awal hanya melaksanakan Dakwah untuk memberikan kesejukan bagi umat muslim yang ada di Melawi,” ungkap Ketua Panitia Tablik Akbar, Bambang Setiawan Jum’at (13/1) malam.<br /><br />Bambang menyampaikan, kegiatan tablik akbar tersebut  memang sudah terjadwal sejak lama, makanya kegiatan tersebut tetap dilaksanakan oleh panitia pada tanggal 13 Januari 2017. Alhamdulillah kata Bambang, walaupun penceramahnya diganti dengan Habieb Zen Al’Aydris, kegiatan tablik akbar tersebut tetap berjalan sukses. <br /><br />“Kegiatan ini tetap kami laksanakan, karena ini merupakan tanggungjawab moral kami selaku panitia, untuk mensukseskan kegiatan tablik akbar sampai selesai,” ujarnya.<br /><br />Dikatakan Bambang, walaupun KH Tengku Zulkarnain tidak bisa hadir untuk mengisi kegiatan tablik akbar tersebut, pihak panitia tidak berkecil hati dengan penolakan yang dilakukan oleh pihak yang kurang sependapat dengan panitia. <br /><br />“Ini tidak menjadi persoalan bagi kami. Karena kami mencintai Kabupaten Melawi yang sudah aman, damai, dan rasa persaudaraannya yang sudah sangat baik selama ini”. <br /><br />Dikatakan Bambang, sebagai panitia kegiatan pihaknya juga tidak mau merusak kedamaian ini hanya gara-gara ada terjadi penolakan. Umat Muslim yang ada di Melawi sangat cinta damai, bahkan sangat mendambakan sebuah kedamaian yang ada di Kabupaten Melawi ini. (KN)</p>