Tahun 2011 Penderita HIV/AIDS Di Melawi Tak Terdeteksi

oleh
oleh

Kepala P2PL, Dinas Kesehatan kabupaten Melawi Oktavianus Naibaho mengakui jika pihaknya tidak mendeteksi adanya penderita HIV/ AIDS di kabupaten Melawi pada tahun 2011 lalu. Menurutnya hal tersebut berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan pihaknya melalui pemeriksaan serta pengambilan sample darah pada tempat-tepat yang diangap rawan penularan penyakit HIV/AIDS. <p style="text-align: justify;">"Pengambilan sample darah tersebut dilakukan terhadap wanita perkerja di Café yang ada di wilayah Melawi.Sample darah yang diambil tersebut kemudian dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi.Namun dari hasil tes yang dilakukan di Dinas Kesehatan Provinsi tersebut,justru yang ditemui adalah penyakit spilis saja," ungkapnya pada kalimantan-news.com.<br /><br />Ditambahkannya,pada tahun 2011 lalu, ada sebanyak 50 sample darah yang diambil dari wanita pekerja café yang di kirim ke Dinas Kesehatan Provinsi.<br /><br />"Namun dari 50 sample darah tersebut, 8 sample tersebut dinyatakan terkena penyakit splilis atau yang biasa disebut penyakit Raja Singa,2 sample rusak dan 40 lainnya yang tidak diketahui apa hasilnya," katanya.<br /><br />Feedback sample hasil pengecekan darah wanita pekerja café yang dikirim pihak Dinas Kesehatan Melawi ke provinsi tersebut menjadi salah satu kendala pendataan penderita HIV/AID oleh Dinas Kesehatan Melawi.<br /><br />"Sample pemeriksaan yang kita kirim itu menjadi kendala dalam melakukan pendataan. Karna hasil pemeriksaannya tidak sesuai dengan sample yang kirim," ungkapnya.<br /><br />Untuk tahun ini, lanjutnya Dinas Kesehatan Melawi kembali akan melaksanakan pemeriksaan terhadap wanita pekerja café serta PSK yang ada di daerah ini, meskipun anggaran untuk itu belum ada.<br /><br />“untuk tahun 2012, pihak Dinas Kesehatan Melawi akan melakasanakannya,meski tidak ada anggaran untuk melaksanakan pengecekan atau tes tersebut. Nah, kita juga mengharapkan pihak Dinas Kesehatan Provinsi bisa memberikan feedback hasil pemeriksaan sample tersebut sesuai dengan jumlah sample yang kirimkan,”ungkapnya.<br /><br />HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun.<br /><br />Sedangkan AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus HIV dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.<strong>(phs)</strong></p>