Tajudin: Kerusakan Jalan Sayan-Kota Terparah Sejak Melawi Berdiri

oleh

Kerusakan jalan Provinsi antara Sayan ke Tanah Pinoh bukan baru kali ini terjadi, namun sudah sangat sering beberapa tahun silam. <p style="text-align: justify;">Namun kerusakan saat ini merupakan kerusakan terparaah semenjak Melawi berdiri, Hal itu disampaikan Ketua DPRD Melawi, Abang Tajudin. <br /><br />Menurutnya Pemerintah Provinsi Kalbar harus segera memperbaiki ruas jalan provinsi Sayan hingga ke Sokan, yang saat ini kondisinya semakin rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. <br /><br />“Mengetaahui jalan yang semakin rusak parah itu, tidak hanya katanya dan mendengar dari orang lain.tapi kami melakukan pengecekan bersama anggota DPRD lainnya pada Sabtu kemarin. Jadi pemberitaan di melawi selama ini memang benar adanya, bahkan mobil doble garden yang kami gunakan sangat sulit sekali melalui jalan tersebut. Yang sangat parah memang terjadi di jalur antara Sayan-Kota Baru. Tapi kini merembet sampai ke jalan menuju Sokan,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (27/2). <br /><br />Jika perbaikan tidak segera dilakukan pihak Pemprov Kalbar, maka kondisinya bisa semakin parah dan jelas akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan warga di 4kecamatan yakni Sayan, tanah Pinoh, Sokan dan tanah Pinoh Barat. “Saat ini saja harga sembako diperhuluan sudah mengaalami kenaikan akibat biaya mobilisasi tinggi serta proses pendistribusian yang tersendat,” ucapnya.<br /><br />Badan jalan mulai dari Sayan hingga Sokan saat ini memang benar-benar hancur lebur berlumpur, banyak lobang menganga hingga setinggi badan mobil, apalagi diperparah musim hujan saat ini, membuat tanah menjadi bubur dan licin. Menurut kami, jalan ini terjelek sejak kabupaten Melawi berdiri.<br /><br />“Lubang besar terlihat menganga di sepanjang sejumlah titik badan jalan. Kerusakan bertambah parah saat musim hujan seperti sekarang ini. Sejumlah lubang besar yang kedalamannya sampai 50 sentimeter tergenang air sehingga membuat kondisi jalan tersebut semakin memperihatinkan, sesalnya.<br /><br />Tajudin berharap, Pemerintah Provinsi Kalbar tidak lagi bertele-tele, dan segera memperbaiki jalan tersebut. Sebab merupakan jalur utama warga yang hendak ke luar dan masuk wilayah perhuluan di Kecamatan Sayan, Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat dan Kecamatan sayan. <br /><br />“Kita berharap bulan Maret mendatang, jalan sudah bisa diperbaiki karena kondisinya sudah semakin rusak berat, harapnya.<br /> <br />Terpisah, seorang warga Kota Baru, Ichsan, mengatakan, seharusnya saat ini pemerintah Provinsi sudah memperhatikan secaara khusus kerusakan jalan ini. Karena kerusakan parah seperti ini sudah terjadi sejak tahun 2016 lalu. <br /><br />“Inikan status jalan provinsi, seolah-olah Pemprov Kalbar melakukan pembiaran, kami minta Gubernur melalui dinas terkait, melakukan perbaikan secepatnya,” pintanya.<br /><br />Lebih lanjut Ia mengatakan, rusaknya ruas jalan tersebut juga sering kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas pada saat siang maupun malam hari. Karena kondisi jalan berlubang tersebar disepanjang jalan. Para pengendara selalu terjerumus dalam lubang jalan. <br /><br />“Apakah tunggu ada yang mati baru diperbaiki jalan ini. Kalau tidak mau memperbaiki, alihkan saja status jalan inimenjadi jalan Kabupaten. Serahlan pengelolaannya ke Kabupaten, beserta anggarannya,” ungkapnya dengan kesal. (KN)</p>