Tak Mau Selalu Disalahkan, Gunawansyah Pilih Tak Jual Solar Subsidi

oleh

Pemilik SPBU Beji H.Gunawansyah mengaku tidak lagi menjual solar subsidi sejak Senin (05/11/2012) lalu. keengganannya menjual solar subsidi tersebut lantaran pihaknya tidak mau disalahkan oleh berbagai pihak terkait penjualan BBM jenis solar tersebut. <p style="text-align: justify;">“Saya memang bukan orang jujur, tapi saya ingin berusaha menjadi jujur. Terus terang saja tentang solar subsidi itu banyak pihak yang terkait. Termasuk ada aparat kepolisian dan pihak lain. Tapi masyarakat kan tahunya pihak SPBU yang salah. Maka saya memutuskan lebih baik tidak jual BBM subsidi jenis solar,”ujarnya saat ditemui di pendopo kediaman bupati Sintang kemarin. <br /><br />Mulai Senin (05/11/2012) kemarin, dirinya secara resmi hanya menjual soal non subsidi. Harganya memang sangat jauh berbeda. Untuk solar subsidi dijual dengan harga Rp 4.500 per liter, sementara untuk solar non subsidi dijual dengan harga Rp 11 ribu. <br /><br />“Ada masyarakat yang membeli solar subsidi dengan harga Rp 4.500 per liter, lalu dia jual lagi dengan harga sekitar Rp 7 ribu. Dia dapat keuntungan besar, tapi SPBU yang disalahkan. Dikiranya pasti kita menjual diatas harga yang ditentukan,”bebernya lagi.<br /><br />Disinggung tentang penambahan penggunaan BBM non subsidi jenis pertamax, ketua DPD PPP Sintang ini juga mengatakan tidak terjadi penambahan permintaan meskipun telah dilakukan penempelan stiker oleh bupati beberapa waktu lalu. Penempelan stiker sebagai tanda bahwa mobil plat merah harus menggunakan BBM non subsidi diyakininya belum dipatuhi oleh pengguna kendaraan plat merah.<br /><br />“Yang beli BBM siapa, misalnya saja sopirnya. Karena harganya jauh beda, bisa saja dia milih beli yang dieceran atau kios-kios. Kalau beli pertamax misalnya harganya Rp 11 ribu, dia pilih saja beli premium di pinggir jalan yang harganya Rp 7 ribu misalnnya, dia kan masih bisa dapat untung,”jelasnya sambil tertawa.<br /><br />Hal itu menurutnya sangat masuk akal, apalagi permintaan BBM jenis pertamax di SPBU nya tidak mengalami perubahan. Sebelumnya dalam satu bulan ia membeli pertamax sebanyak 2 mobil tangki. Dalam satu hari diperkirakan sekitar 300-500 liter pertamax bisa terjual. Kondisi itu tidak berubah alias tetap. Ini menjadi bukti bahwa banyak mobil plat merah yang lebih banyak tidak mengisi BBM jenis pertamax untuk bahan bakarnya. <strong>(ast)</strong></p>