Taman Nasional Tanjung Puting Rekrut Kader Konservasi

oleh
oleh

Balai Taman Nasional Tanjung Puting Wilayah II Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, akan merekrut sedikitnya 30 orang mahasiswa untuk dijadikan kader konservasi. <p style="text-align: justify;">"Kami sudah menyebarkan undangan kepada Universitas Darwan Ali (Unda) dan perekrutan ini akan berlangsung selama tiga hari," kata Kepala Seksi Pengolahan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Wilayah II Kuala Pembuang Budi Suriansyah di Kuala Pembuang, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan, kader konservasi yang telah direkrut akan mendapatkan pelatihan dasar dan dibekali dengan wawasan tentang lingkungan hidup, setelah itu mereka akan diarahkan menjadi agen penyuluh lingkungan hidup serta pendamping masyarakat dalam mengenali lingkungannya.<br /><br />"Setelah mendapat banyak wawasan tentang alam dan konservasi, mereka juga dapat menjadi ‘guide’ wisata atau ‘interpreter’," katanya.<br /><br />Karena terbatasnya dana, kader konservasi juga didorong untuk membentuk forum konservasi, bahkan ke depan mereka diarahkan untuk membentuk koperasi sehingga dalam melakukan kegiatan tidak selalu menunggu kucuran dana dari pemerintah.<br /><br />"Setelah terbentuknya forum atau wadah dalam bentuk koperasi diharapkan mereka akan mandiri, dengan menghimpun dana dari berbagai sumber seperti dana ‘corporate social responsibility’ (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan," katanya.<br /><br />Ia menambahkan, ke depannya kader konservasi tidak hanya direkrut dari kalangan mahasiswa, tetapi juga akan menyasar kalangan siswa-siswa SMA dan guru, agar semua elemen masyarakat dapat lebih banyak terlibat dalam kegiatan konservasi.<br /><br />"Dengan langkah ini diharapkan pemerintah dapat meningkatkan peran masyarakat dalam memelihara hutan dan habitat satwa langka yang ada dalam kawasan taman nasional," katanya. (das/ant)</p>