Home / Tak Berkategori

Tambak Seluas 1.884 Hektare Masuk Hutan Lindung

- Jurnalis

Minggu, 10 Juli 2011 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambak seluas 1.884 hektare di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, masuk dalam kawasan hutan lindung. <p style="text-align: justify;">"Untuk jumlah tambaknya saya kurang tahu persis karena sampai saat ini kami belum bisa melakukan pendataan karena sebagian tambak yang ada di Kubu Raya izinnya sudah habis atau belum diperpanjang," kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Dinas Perikanan dan Kelautan Kubu Raya di Sungai Raya, Minggu.<br /><br />Menurut dia, kawasan tambak yang banyak masuk di areal hutan lindung terdapat di Desa Dabong Kecamatan Kubu dan Desa Sepok Laut Kecamatan Teluk Pakedai.<br /><br />Dia menyatakan berdasarkan potensi yang ada, justru di dua desa tersebut merupakan sumber potensi perikanan yang ada di Kubu Raya.<br /><br />Namun, pemerintah Kubu Raya terhambat untuk melakukan pengembangan budi daya perikanan karena terbentur dengan peraturan Kementerian Kehutanan, yang telah menetapkan kawasan hutan lindung di sana.<br /><br />"Luas areal hutan lindung di Kubu Raya mencapai 34.884 hektare, dari jumlah tersebut 1.884 hektare telah dijadikan tambak oleh pelaku usaha maupun masyarakat sejak Kubu Raya masih bergabung dengan Kabupaten Pontianak," katanya.<br /><br />Proses konversi hutan lindung bakau (mangrove) itu dipastikan tidak melalui prosedur yang benar sesuai Undang-undang No 41/1999 tentang Kehutanan, karena tidak ada pelepasan kawasan hutan dari Menhut.<br /><br />Meski demikian, Hefni menyatakan pihaknya akan mencari alternatif lain untuk mengembangkan budidaya perikanan, salah satu dengan membuka areal baru seperi pada kawasan minapolitan Kecamatan Kubu dan Sungai Kakap.<br /><br />Menurut dia dalam mengusung program unggulan di bidang perikanan, tidak perlu terlalu muluk-muluk.<br /><br />Yang terpenting bagaimana menggiring program agar berhasil dijalankan dan tak sekadar menghabiskan anggaran, katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru