Tanggapi Issu Yang Berkembang, Bupati Keluarkan Himbauan

oleh

Menanggapi issu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat termasuk di Kabupaten Kapuas Hulu yang dinilai meresahkan masyarakat, dan dapat menjadikan kondisi kurang kondusif ditengah masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu, terutama terkait issu tentang Negara Islam Indonesia (NII) dan adanya issu pergatian Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) Kapuas Hulu. Maka Bupati Kapuas Hulu melalui nomor surat 08/ND/KBPM, 20 Juni 2010 lalu mengeluarkan himbauan yang ditujuhkan kepada seluruh pimpinan SKPD guna untuk disampaikan kepada mayarakat. <p style="text-align: justify;">Adapun isi himbauan tersebut bahwa, sampai saat ini belum ditemui adanya indikasi keberadaan NII di Kabupaten Kapuas Hulu, beredarnya issu pergantian Kepala Daerah dikalangan masyarakat, kembali ditegaska bahwa issu tersebut tidak benar dan sudah beberapa kali disebarkan dengan tujuan untuk membuat keresahan di masyarakat dan apabila terus disebarkan akan menimbulkan potensi konflik dimasyarakat.<br /> <br />Terkait permasalahan tersebut diatas, dihimbau kepada seluruh kalangan masyarakat terutama Pegawai Negeri Sipil (PNS)di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban dan dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang ketidak benaran dan dampak negatif dari beredarnya issu tersebut.<br /> <br />Selain itu dihimbau juga kepada segenap jajaran PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu untuk secepatnya melaporkan kepada Bupati Kapuas Hulu melalui kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat apabila menemukan adanya keresahan dikalangan masyarakat terkait issu negatif yang dapat yang dapat memicu potensi konflik dalam masyarakat.<br /> <br />Tidak hanya itu Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH juga disetiap kunjungan kerjanya kedaerah-daerah wilayah Kabuapten Kapuas Hulu selalu mengimbau masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu agar tidak terpancing dengan issu-issu yang dapat memecah belahkan kesatuan dan rasa persaudaraan, kekeluargaan di tengah-tengah masyarakat. <br /><br />“Saya berharap masyarakat tidak mudah terpancing dengan issu-issu tersebut, mari Kita terus jaga keharmonisan yang selama ini sudah terjalin ditengah-tengah perbedaan etnis masyarakat Kapuas hulu yang selalu menjunjung tinggi rasa kekeluargaan, waspadai keberadaan NII, jangan sampai merusak kesatuan dan persatuan bangsa, karena NKRI merupakan harga mati,” demikian disampaikan Nasir hampir disetiap kunjungannya kedaerah-daerah di Kapuas Hulu.<strong> (phs)</strong></p>