Target Produksi Kayu Kodeco Terancam Tidak Tercapai

oleh

Target produksi kayu perusahaan PT Kodeco Timber di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, terancam tidak tercapai karena berbagai faktor. <p style="text-align: justify;"><br />Kepala Bidang Tataguna dan Bina Produksi Hutan Dinas Kehutanan Kotabaru H Sukrowardi, di Kotabaru, Jumat, mengatakan, target produksi kayu dari hutan alam PT Kodeco Timber pada 2011 sekitar 4.771 m3.<br /><br />"Namun hingga Juni lalu produksi kayu kurang dari 50 persen yakni, baru mencapai kisaran 606 m3," katanya menjelaskan.<br /><br />Salah satu yang menjadi kendala tidak tercapainya target tersebut, menurut Sukrowardi, karena peralatan untuk memobilisasi produksi sudah cukup tua.<br /><br />Selain itu, fokus dari PT Kodeco bukanlah untuk menebang, tetapi untuk menanam kembali pohon kayu alam, seperti meranti dan pohon cepat tumbuh.<br /><br />"Berbeda dengan sebelum-sebelumnya, jika sebelumnya fokus pada penebangan, tetapi kini telah berubah dan lebih fakus untuk penanaman," tegas Sukrowardi.<br /><br />Sedangkan untuk target tanam PT Kodeco Timber selama 2011 seluas 774,25 hektare di kawasan hutan alam di daerah Hampang.<br /><br />Tetapi hingga saat ini, lanjut Sukrowardi, pihaknya belum menerima laporan realisasi tanam yang dilakukan PT Kodeco Tember.<br /><br />Dia menegaskan, perusahaan PT Kodeco Timber tidak melakukan penebangan kayu hutan alam secara ‘membabi buta’, namun melakukan penebangan dengan tebang pilih.<br /><br />Pohon dan kayu yang ditebang juga harus memiliki standar tertentu, dan kayu-kayu yang ditebang berada pada jalur yang akan ditanami kembali, bukan menyebar dan tidak teratur.<br /><br />PT Kodeco mendapatkan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHK) hutan alam (HPH) di wilayah Hampang berdasarkan surat no.843/KPTS-IV/1999 pada 11 Oktober seluas 99.570 ha. <strong>(phs/Ant)</strong></p>