Tekait Penahanan Mantan Plt Kadis PU Sintang

oleh

Bupati Sintang, Kalimantan Barat, Drs. Milton Crosby, M.Si enggan memberikan komentar tekait penahanan mantan Plt Kadis PU Sintang Askiman oleh Polda Kalbar yang terseret kasus dugaan korupsi dana pemeliharaan ruas jalan Serawai-Ambalau sebesar Rp 6 miliar. <p style="text-align: justify;">“Saya sudah sampaikan kepada bupati, beliau mohon maaf karena belum bisa memberikan komentar untuk saat ini. Beliau mengatakan akan mempelajari telebih dahulu sebelum berbicara dengan teman-teman wartawan,”ungkap Andreas, ajudan bupati Sintang Milton Crosby kepada<br />sejumlah wartawan yang menunggu di pendopo kediaman dinas bupati pada Selasa (15/7/2014). <br /><br />Bupati Milton sendiri saat hendak ditemui tengah melakukan rapat dengan sejumlah pimpinan SKPD di ruang tamu kediaman dinas Jalan Pangeran Muda.<br /><br />Sebagaimana pemberitaan di sejumlah media, mantan Plt.Kadis PU Sintang Askiman dalam keterangan kepada sejumlah wartawan di Pontianak mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pemeliharaan ruas jalan Serawai-Ambalau dengan alokasi dana sebesar Rp 6 miliar dari APBD<br />tahun 2012 merupakan kebijakan pimpinan daerah. <br /><br />Askiman sendiri ditahan bersama 2 stafnya masing-masing Renie Goni dan Ramadansyah.<br />Tekait penahanan mantan Plt kadis terlama ini, banyak  pro dan kontra yang muncul. Sejumlah pihak ada yang merasa bersyukur dengan tebongkarnya kasus yang merugiakan daerah dan masyarakat.   <br /><br />Namun di sisi lain ada pihak yang merasa kecewa dan meyakinkan bahwa setelah Askiman akan ada lagi sejumlah pejabat Sintang yang masuk bui.<br /><br />“Kita lihat saja, setelah ini siapa lagi yang akan diangkut aparat keamanan dan harus mendekam di bui,”ungkap seorang pemuda yang enggan namanya di expose. <strong>(ek/das)</strong></p>