Telepon 113 Sering Diganggu Orang Iseng

oleh
oleh

Nomor telepon layanan masyarakat 113 yang digunakan untuk pemadam kebakaran sering mendapatkan gangguan dari orang-orang iseng, padahal akses layanan ini merupakan upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat ketika ada kejadian kebakaran. <p style="text-align: justify;">“Satgas pemadam kebakaran kami sangat terganggu dengan telepon dari orang iseng, padalah layanan itu disediakan untuk keadaan darurat kebakaran, tidak jarang yang menelepon itu ada dari Sekadau, maupun beberapa daerah di Sintang, tetapi isi informasinya hanya iseng saja,” kata Yosef Nicolas, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Sintang kepada kalimantan-news, Rabu (29/06/2011).<br /><br />Ia mengatakan pemerintah telah menyediakan akses layanan cepat ketika ada kebakaran sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.<br /><br />“Namun kalau sering diganggu orang iseng, petugas kami yang piket juga pusing sehingga tidak jarang telepon 113 tidak bisa dihubungi,” jelasnya.<br /><br />Panggilan ke nomor 113 menurutnya adalah panggilan emergency sehingga diharapkan masyarakat bisa memahami ini dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya demi keselamatan karena menyangkut informasi kebakaran.<br /><br />“Jangan sampai membuat laporan palsu karena kami selalu berupaya bekerja maksimal untuk memadamkan api ketika kebakaran terjadi,” tukasnya.<br /><br />Ia berharap ketika ada kejadian kebakaran masyarakat bisa turut membantu memadamkan api dan tidak berkerumun sehingga menyulitkan petugas melaksanakan tugasnya.<br /><br />“Beri ruang kepada kami untuk memadamkan api, jangan berkerumun yang justru menghambat petugas untuk memadamkan api, intinya ada kerjasama yang baiklah antara petugas dengan masyarakat disekitar lokasi kebakaran,” imbuhnya. <strong>(phs)</strong></p>