Tercatat, Tunggakan PLN Di Kapuas Hulu Mencapai 800 Juta

oleh

Manajer PLN Rayon Putussibau Gurit Bagaskoro, ST mengatakan bahwa total tunggakan pelanggan PLN yang tercatat perbulan akhir Juni 2011 mencapai 800 juta rupiah, padahal menurut Bagaskoro pelanggan yang menunggak itu tidak seharusnya terjadi. <p style="text-align: justify;">“Yang trend  benarnya pelanggan tidak menunggak,dan Kita berusaha menekan angka tunggakan tersebut,” ungkapnya kepada Wartawan usai upacara Hari Jadi Listrik ke -66, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Camat Putussibau Utara, Kamis (27/10).<br /> <br />Dijelaskannya bahwa pihaknya berharap diakhir Tahun 2011 ini angka tunggakan tersebut bisa menurun, sebab kata Bagaskoro saat ini ada PLN prabayar atau menggunakan voucer melalui ATM-ATM sejumlah Bank, dan untuk Kabupaten Kapuas Hulu sendiri program tersebut sudah berjalan, dan itu merupakan solusi dalam menekan angka tunggakan pelanggan.<br /><br />“Ini solusi menekan angka penunggakan, selain itu melalui prabayar juga tidak ada lagi sistem pencatatan meteran, yang terkadang ada kekeliruan baik itu yang merugikan PLN maupun konsumen itu sendiri, jadi konsumen bisa mengukur sendiri pemakaiannya, serta dapat mengisi kembali tanpa ada pemutusan jaringan dari PLN,jika habis voucernya maka listrik itu mati sendiri, dan bisa diisi melalui ATM terdekat langsung dilakukan oleh konsumen itu sendiri,” jelasnya.<br /><br />Selaku Manajer PLN Rayon Putussibau, Bagaskoro menghimbau kepada seluruh pelanggan listrik yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu untuk segera melunasi atau membayar tunggakannya.<br /><br />”Kita minta kesadaran masyarakat untuk membayar tunggakannya dan kedepan diharapkan kedepan pelanggan tidak menunggak lagi,” pintanya.<br /> <br />Semetara itu terkait keluhan masyarakat tentang sering padamnya listrik, Bagaskoro dengan tegas mengakui bahwa belakang ini pihaknya belum bisa maksimal melayani konsumen dan sering terjadi pemadaman, hal tersebt kata Bagaskoro disebabkan oleh cuaca yang ekstrim yang disertai angin kencang dan sambaran petir. <br /><br />“Belakangan ini jaringan Kita mengalami gangguan akibat cuaca, dan itu pun juga bukan kemauan Kita, Kita tetap berusaha melayani pelanggan dengan maksimal, hanya terkadang terkendala oleh alam, begitu cuaca buruk maka jaringan Kita mengalami gangguan, seperti ranting dahan kayu yang patah menimpa kabel listrik Kita,” tuturnya.<strong>(phs)</strong></p>